PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker •
Opini

Safe Haven Para Penyalahguna Narkoba, Adakah di Indonesia?

2146
×

Safe Haven Para Penyalahguna Narkoba, Adakah di Indonesia?

Sebarkan artikel ini
Safe Haven Para Penyalahguna Narkoba, Adakah di Indonesia?
Fitri Suryani, Freelance Writer. (Foto: Pribadi)

Telah mejadi rahasia umum juga bahwa berbagai efek yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba berkaitan erat dengan risiko terjadinya gangguan kesehatan bagi penggunanya.

Di antara risiko kesehatan yang dapat muncul, yaitu: gangguan fungsi otak, dehidrasi, bingung dan hilang ingatan, halusinasi, kejang dan kematian dan gangguan kualitas hidup (Alodokter.com, 08/03/2021).

Belum lagi masalah sosial yang ditimbulkan, khususnya bagi mereka yang telah menjadi pecandu. Hal itu seperti menghalalkan segala cara dalam rangka untuk memperoleh dana untuk membeli obat-obatan terlarang. Kalau sudah seperti itu tindakan apapun akan dilakukan dan hal itu jelas merugikan orang lain.

Apalagi saat ini jumlah pengguna narkoba belum menunjukan penurunan, sebagaimana Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan terjadi peningkatan prevalensi pengguna narkoba di Indonesia pada 2021 sebesar 0,15 persen, sehingga menjadi 1,95 persen atau 3,66 juta jiwa.

Sebelumnya, di 2019, prevalensi pengguna narkoba di Indonesia sebesar 1,80 persen atau 3,41 juta jiwa (Antaranews.com, 10/02/2022). Miris!

Jadi, jika barang haram tersebut mudah diakses dan disalahgunakan tidak menutup kemungkinan generasi mendatang akan rusak, jauh dari harapan dan rapuh dalam melanjutkan cita-cita bangsa, bahkan bisa jadi tidak mampu bersaing dengan dunia luar, baik dari segi sains dan teknologi.

Sebab kualitas hidup mereka tidak memungkinkan untuk bersaing, karena buruknya kesehatan fisik dan mental mereka.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com