PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
Daerah

SAPMA PP Sosialisasi Pancasila Dikalangan Pelajar se-Kabupaten Maros

516
×

SAPMA PP Sosialisasi Pancasila Dikalangan Pelajar se-Kabupaten Maros

Sebarkan artikel ini

MAROS – Satuan siswa pelajar mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Maros melaksanakan sosialisasi pilar negara dan penguatan ideologi pancasila kepada siswa-siswi SMA se- kabupaten maros.

Dalam rangka menyambut memontum hari kesaktian pancasila yang diperingati tanggal 1 Oktober nanti, Sapma PP Maros bermaksud meningkatkan nasionalisme para siswa-siswi SMA, dengan metode around school, mereka merangkul dan membimbing pelajar untuk lebih memahami makna dari ideologi dari dasar Negara Indonesia, menjabarkan falsafah dari pancasila.

Andi muhammad Asyraf, sekretaris Sapma PP Maros mengatakan bahwa perlunya penguatan dari dini untuk menumbuhkan rasa Nasionalisme kepada penerus bangsa ini, khusus di kabupaten Maros ini.

“Kami melihat potensi Pelajar-pelajar yang ada di Kabupaten Maros ini sangatlah banyak, tetapi kalau rasa nasionalisme yang ada pada pelajar tidak tumbuh dengan rasa kesadaran meraka sendiri, potensi tersebut bisa saja akan membawa mereka lupa akan bakti pada ibu pertiwi,” tuturnya, Rabu (27/9/2017)

Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari, dan di awali pada sekolah yang telah menyandang sekolah adiwiyata SMA Negeri 4 Maros yang terletak di Kecamatan Bantimurung pada selasa, 26 September kemarin.

“Kami mengemas kegiatan ini dengan semenarik mungkin agar siswa-siswi dapat menerima penjelasan kami dan menangkap apa maksud dengan penjelasan tersebut,” jelas pria berambut kribo ini.

Beberapa agenda sudah dijadwalkan mulai dari sosialisasi, nonton bareng film tragedi G30S/Pki dan peringatan hari pancasila dan kampanye untuk menolak keras tindak kekerasan yang terjadi di myanmar pada suku rohingya.

Sementara itu Ketua Sapma PP Kabupaten Maros, Deni Santoso berharap dengan kegiatan ini siswa-siswi dapat memegang teguh kebinekaan tunggal ika, berbeda-beda tapi kita tetap satu berbagai macam banyak suku dan budaya tetapi tetap.

Selain memperkenalkan arti pancasila kepada siswa siswi kami juga mengkampanyekan polemik rohingya yang dimana disana terjadi pemmbantaian kepada suku Rohingya dan ini yang kami akan angkat pada peringtan hari kesaktian pancasila nanti,” jelasnya

Ia menambahkan semoga ini dapat berkesan kepada siswa-siswi di Kabupaten Maros sehingga kita dapat saling merangkul untuk kemajuan bangsa ini.

“Kami ingin membantu pemerintahan untuk peningkatan mutu SDM dari nasionalisme yang terbentuk, yang membuat kita cinta akan tanah air ini, dan jika pemuda cinta terhadap bangsa ini, pastinya pemuda indonesia akan mengabdi kepada nusa dan bangsa,” pungkasnya.

Pemuda adalah promotor lanjutnya untuk sebuah perubahan, roda berjalan menuju kemajuan

“Terselip kata dari bapak proklamator Indonesia berikan aku 100 orang tua akan akan ku cabut gunung mehameru dari tempatnya tapi berikan aku 10 pemuda, aku akan guncangkan dunia,” tutupnya. (aks/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com