Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Sekda Sulsel Puji Peran BI dalam Kendalikan Inflasi di Sulsel

1463
×

Sekda Sulsel Puji Peran BI dalam Kendalikan Inflasi di Sulsel

Sebarkan artikel ini
Sekda Sulsel Puji Peran BI dalam Kendalikan Inflasi di Sulsel
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel di House of Rewako, Jalan Pasar Ikan, Makassar, Selasa (18/3/2025).

MAKASSAR—Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel di House of Rewako, Jalan Pasar Ikan, Makassar, Selasa (18/3/2025). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa BI memiliki peran besar dalam membantu Pemprov Sulsel, terutama dalam pengendalian inflasi.

“Atas nama rakyat Sulawesi Selatan, kami mengucapkan terima kasih atas upaya cerdas dan luar biasa yang telah dilakukan oleh Pak Rizki (Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda) beserta tim. Pengendalian inflasi di Sulsel menjadi salah satu yang terbaik di antara provinsi lain,” ujar Jufri.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Ia menambahkan, di era kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, pengendalian inflasi tetap menjadi prioritas utama. Hal ini tidak terlepas dari sinergi antara Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulsel yang terus berinovasi dalam menekan laju inflasi.

Jufri pun mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan BI Sulsel dalam menjaga stabilitas harga, termasuk kerja sama erat dengan berbagai pihak. “Kita semua yang hadir di sini adalah bagian dari figur-figur yang menentukan kebahagiaan Sulawesi Selatan. Semoga segala kebaikan yang telah dilakukan mendapat balasan berlipat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menyampaikan apresiasinya kepada para mitra kerja yang selama ini berkontribusi dalam mendukung kebijakan keuangan BI. Menurutnya, sinergi yang terjalin telah menghasilkan banyak langkah strategis di berbagai bidang, termasuk moneter, makrofinansial, sistem pembayaran, hingga pengelolaan keuangan rupiah.

Salah satu bentuk kerja sama yang telah berjalan, kata Rizki, adalah pelaksanaan High Level Meeting (HLM) TPID Sulsel pada 6 Maret lalu. Dari pertemuan itu, lahir sejumlah langkah konkret dalam mengendalikan inflasi, termasuk program Mandiri Benih, Gerakan Tanam Cabai di sekolah, serta Gerakan Pangan Murah di seluruh kabupaten/kota.

“Selain itu, BI juga turut mendukung peningkatan penyerapan gabah petani selama panen raya Maret–April 2025, serta optimalisasi gudang-gudang penyimpanan di Sulsel,” jelasnya.

Ia menambahkan, upaya pengendalian inflasi di Sulsel juga berpedoman pada strategi 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Kebijakan yang efektif. “Koordinasi yang kuat antara gubernur dan TPID akan terus dilakukan untuk memastikan kebijakan ini berjalan optimal,” tutupnya. (*/4dv)

error: Content is protected !!