Makassar, Sebagai upayanya meningkatkan kualitas tenaga kesehatan yang ada di Provinsi Maluku, Pemerintah Provinsi Maluku, melalui Dinas Kesehatan Pemprov Maluku, menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan pihak Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas, Selasa (25/9) di kampus FKM Unhas.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Meikyal Pontoh, program ini merupakan program lanjutan dari program sebelumnya, namun karena keterbatasan waktu, penandatanganan MoA-nya baru bisa dilaksanakan.
“Rencana kerjasama ini sudah lama dan baru kali ini bisa dilakukan penandatanganan. Saya sangat Mengapresiasi kerjasama ini dalam rangka meningkatkan Kualitas tenaga kesehatan di Maluku sebagai salah satu daerah kepulauan,” terang dr. Meikyal.
Lebih lanjut dr. Meikyal mengungkapkan, bahwa sebenarnya banyak peminat untuk mengikuti program tersebut, namun untuk program dengan ciri khusus kesehatan masyarakat kepulauan kali ini, hanya diikuti 40 peserta.
“Meskipun peminat cukup tinggi, kali ini hanya diikuti 40 orang saja. Program ini juga merupakan upaya untuk mewujudkan program nawacita presiden. Program ini perlu didesain untuk mendidik mahasiswa yang memiliki pengetahuan Kesmas pesisisir dan paham terhadap sistem Kesehatan gugus pulau. kesehatan masyarakat kepulauan menjadi ciri khas program kita,” tegas dr. Meikyal.
Sementara itu Dekan FKM Unhas, Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes., M.Med.Ed. dalam sambutannya mengatakan, bahwa Kerjasama ini bukan hal baru, ini merupakan lanjutan dari kerjasama yang dilakukan sebelumnya.
“Peminat kuliah di Unhas sangat meningkat akhir-akhir ini, apalagi FKM Unhas memiliki program blended learning dan ini sangat cocok di Maluku terutama pada mereka yang sibuk dan juga bekerja. Disini banyak mahasiswa S2 dari Ambon. Ke depan kerjasama ini hanya untuk jurusan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK) tetapi juga jurusan lain,” ungkap Prof. Amin.
Direktur Pendidikan Unhas, Dr. Ida Leida M. Thaha, SKM, MKM, MSc.PH, yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan, bahwa Kegiatan kerjasama pendidikan merupakan salah satu prioritas di Unhas, apalagi saat ini banyak orang yang melirik Unhas.
” Saat ini unhas menjadikan kerjasama pendidikan sebagai salah satu prioritas program, sehingga kerjasama dan negosiasi Unhas didesain lebih terbuka dan fleksibel. Kita berharap semua kerjasama ke depan bisa berjalan dengan lancar,” tegas Dr. Ida.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang juga merupakan pelaksana tugas Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan, Prof. Sukri Palutturi, PhD; Ketua Program Studi S3 Kesmas, Prof. Ridwan Amiruddin; Ketua Program Studi S2 Kesmas, Dr. Ridwan Thaha, para ketua departemen, KTU dan Kasubag serta staf pegawai. (*/464ys)













