Beranda » Makassar » Tuntut Pesangon, Eks Karyawan PT. Amanah Finance Demo di Wisma Kalla
Tuntut Pesangon, Eks Karyawan PT. Amanah Finance Demo di Wisma Kalla
Makassar

Tuntut Pesangon, Eks Karyawan PT. Amanah Finance Demo di Wisma Kalla

MAKASSAR – Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Anti Mafia Leasing PT. Amanah Finance menggelar aksi demonstrasi di Gedung Wisma Kalla, Jalan Dr.Ratulangi Kota Makassar, Selasa, (12/2/2019).

Ratusan pendemo mendapat pengawalan ketat oleh Aparat Kepolisian, orasi dilakukan sekitar pukul 13.00 wita dengan menggunakan sebuah mobil roda empat.

Diketahui mereka membawa delapan point tuntutan terkait pemutusan hubungan kerja sepihak sebanyak 27 orang yang dilakukan oleh PT.Amanah Finance.

Adapun point-point tuntutan mereka :

  1. PHK batal demi hukum sebelum ada putusan PHI.
  2. Selama tidak ada putusan PHI maka pengusaha wajib membayarkan upah pekerja 100 %.
  3. Bayarkan hak pesangon sesuai ketentuan UU 13 ketenaga kerjaan.
  4. Bayarkan upah proses yang sudah tidak terbayarkan sejak Desember 2018.
  5. Agar perusahaan melakukan perhitungan sesuai UMP 2018 bagi karyawan yang menerima upah di bawah standar UMP.
  6. Bayarkan selisih kekurangan upah sejak Januari 2018 hingga sekarang, 8
  7. dasar perhitungan pesangon berdasarkan Take Home Pay pembayaran upah.
  8. Perhitungan pesangon tidak di konversikan dengan DPLK bagi karyawan yang berstatus tetap secara tersurat.

Menurut demonstran kebebasan berpendapat telah diatur dalam UU No.9 tahun 1998, hal ini menjadi acuan mereka untuk menyampaikan aspirasi tentang pemutusan hubungan kerja sepihak (PHK) yang dilakukan oleh PT.Amanah Finance .

Adapun kronologis yang di beberkan para pendemo adalah sebagai berikut :

  • Pada tanggal 01 November 2018 terjadi PHK sepihak oleh management PT.Amanah Finance terhadap 27 orang karyawan tanpa mengikuti mekanisme perundang-undangan yang ada.
  • Pada tanggal 05 November 2018 kami mengundang management untuk melakukan perundingan Bipartit, namun tidak mendapat tanggapan.
  • Tanggal 08 November 2018 kami mengundang lagi management untuk melakukan perundingan Bipartit, namun tidak mendapat tanggapan.
  • Tanggal 12 November 2018 kami mengadukan ke Disnaker untuk melakukan perundingan Tripartit.
  • Gaji kami tidak terbayarkan sejak Desember 2018.
  • Dua kali pertemuan di Disnaker namun tidak mencapai kesepakatan kemudian Disnaker mengeluarkan anjuran dan memenuhi semua tuntutan dari kami.

“Hal inilah yang menjadi acuan kita pada aturan yang di keluarkan oleh Disnaker pada tuntutan kita pada hari ini” tutur mereka secara tertulis.

Ketua Serikat Pekerja Kantor Amanah Finance Cabang Makassar, Surahman Tumpu dalam orasinya mengatakan bahwa PT. Amanah Finance  telah melanggar aturan perundang-undangan tersebut.

“Kami tidak akan mundur dan tidak akan pernah mundur” ucap Surahman Tumpu, di depan para peserta pendemo untuk menegaskan semangat perjuangan mereka.

Berdasarkan rilis yang diterima aksi demonstrasi ini digawangi empat perwakilan organisasi diantaranya, Ola (Forum Mahasiswa Pinggiran (FMP)), Dodi (Gema LMP Makassar), Ari (Gas Makassar), Ardi (IPMIL Bajo Barat), dan Iccang selaku Jendral Lapangan. [*/DNI]