Advertisement - Scroll ke atas
Pangkep

Usai Diresmikan, Unit Transfusi Darah Diserbu Pendonor

742
×

Usai Diresmikan, Unit Transfusi Darah Diserbu Pendonor

Sebarkan artikel ini

PANGKEP, — RSUD Pangkep kini memiliki gedung baru unit transfusi darah, gedung berlantai dua itu, setelah  diresmikan oleh Bupati Pangkep, H. Syamsuddin Hamid,SE langsung diserbu warga hingga pelajar yang akan  melakukan donor darah, sedikitnya ada 150 kantong darah pada hari itu.

Bupati Syamsuddin, saat peresmian gedung baru unit transusi darah di RSUD, Rabu (30/1) mengatakan  tantangan di masyarakat sekarang ini semakin beragam. Termasuk tantangan di bidang kesehatan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Olehnya  itu, ia mendukung upaya pembangunan unit transfusi darah ini sebagai upaya pelayanan darah bagi  masyarakat. Apalagi selama ini, untuk kebutuhan darah di RSUD selain mengandalkan dar keluarga dan warga setempat juga dari PMI Sulsel yang ada di makassar.

“Dengan adanya gedung baru ini, warga sudah dapat terlayani utamanya kebutuhan darah bagi keluarga yang sedang sakit. Hanya saja, ini juga perlu dukungan warga lain agar stok darah terus bertambah,” kata  Bupati Syamsuddin.

Sementara itu, Direktur RSUD, dr. Annas, menjelaskan bangunan gedung transfusi darah itu dari anggaran DAK dengan nilai Rp 1,2 miliar dan pengadaan bus untuk unit transfusi darah juga dari anggaran DAK  tahun 2018.

Ia mengatakan, selama ini warga dan pasien yang membutuhkan darah dipatok dari PMI atau unti transfusi darah yang ada di Makassar.

Namun sekarang, Pangkep juga sudah memliki unit transfusi darah sehingga tidak perlu lagi ke Makassar. ia juga menambahkan jika bus yang ada juga dapat digunakan  untuk operasional jika ada warga yang ingin mendonor darah dalam suatu kegiatan.

Acara peresmian  ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan Kapolres, AKBP Tulus Sinaga didampingi Bupati  Syamsuddin dan tamu lainnya. Gedung Unit Transfusi Darah berada di sisi sebelah selatan RSUD Pangkep.

Usai peresmian, puluhan pelajar hingga ASN dan warga lainnya melakukan donor darah di tempat itu.  sebanyak 150 orang warga yang saat itu terdaftar menjadi pendonor darah dengan 150 kantong darah yang  dihasilkan. Kebutuhan darah di RSUD Pangkep sekitar 300 kantong per bulannya. [SHR]

error: Content is protected !!