MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku tetap optimisme pertumbuhan investasi di kota Makassar akan bertumbuh positif, walapun saat ini telah memasuki tahun politik dimana sebentar lagi akan dilaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yaitu untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif
“Justru di Tahun Politik ini, pada posisi ini menarik ada plus dan minusnya, ” kata Danny Pomanto belum lama ini.
Ia menyebut minusnya adalah tentu para investor akan wait and see siapa pemenang dari Pilpres nanti. Namun begitu ada kepastian siapa yang menjadi Presiden yang lanjut tentu investasi akan membludak.
“Minusnya memang orang menunggu siapa ini Presiden yang selanjutnya, namun kalau sudah ketahuan siapa pemenangnya investasi akan membludak di tahun pertama nanti,”ujarnya
Untuk itu, Danny Pomanto mengungkapkan salah satu langkahnya menarik investor pihaknya melakukan pembenahan terutama di sektor perizinan, ini memang berat. Di kota Makassar perizinan jauh lebih mudah,dibanding perizinan yang terkait di pusat “saya ambil contoh ketika mengurus izin , spelevated road butuh waktu 2,5 tahun dari pusat padahal semua izin-izin dari pemerintah kota cepat sekali, tidak cukup sebulan,”imbuhnya.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makasar tahun 2019 menargetkan realisasi investasi mencapai Rp 35 triliun. Sedangkan pencapain retribusi perizinan pada tahun ini targetnya Rp 80 miliar. [*]













