MEDIASULSEL.com,- 24 orang warga kelurahan Barombong, kecamatan Tamalate, kota Makassar, yang terdiri dari ketua LPM, Imam Kelurahan, beberapa Staf kelurahan, sejumlah ketua-keyua RT dan RW, serta beberapa tokoh masyarakat lainnya, meminta Walikota Makassar, melalui Camat Tamalate, untuk kembali mempertimbangkan keberadaan Jamaluddin sebagai lurah Barombong.
Hal itu terungkap ketika perwakilan Warga Barombong mendatangi Markas Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI), Jum’at (28/4), guna mengadukan Lurah Barombong, Jamaluddin, yang dinilai tak layak lagi menduduki jabatan tersebut.
Saat mengadu ke LMPI, perwakilan warga tersebut juga membawa berita acara rapat tokoh masyarakat, tokoh agama dan beberapa staff kelurahan Barombong.
Dalam berita acara yang ditandatangani oleh 24 orang tersebut, warga Barombong meminta Walikota Makassar, Danny Pomanto melalui camat Tamalate untuk mempertimbangkan keberadaan Jamaluddin, S.Sos sebagai lurah Barombong.
Permintaan itu diajukan warga dengan pertimbangan antara lain, Jamaluddin dianggap telah melakukan penghinaan yang mengarah pada pelecehan terhadap beberapa staf perempuan. Selain itu juga dinilai bertindak arogan kepada staf, dan pelayanan yang buruk terhadap masyarakat Barombong.
Menanggapi aduan itu, Ketua LMPI Sul-Sel, Andi Nur Alim, mendesak Walikota Makassar mencopot Jamaluddin dengan menganti lurah yang dapat memperlihatkan kepemimpinan yang diharapkan masyarakat Barombong.
“Dengan kondisi kepemimpinan Jamaluddin sebagai lurah Barombong, kecamatan Tamalate kota makassar, saya berharap Walikota Makassar segera mencopot Jamaluddin sebagai lurah Barombong, dan mengantinya dengan sosok yang dapat memperlihatkan kepemimpinan yang diharapkan masyarakat Barombong,” tegas Andi Nur Alim. (*/464ys)













