Beranda » News » Warga Desa Genengan Kecewa dengan Piagam dari Menkes RI
Warga Desa Genengan Kecewa dengan Piagam dari Menkes RI
News

Warga Desa Genengan Kecewa dengan Piagam dari Menkes RI

BLITAR – Warga Desa Genengan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Jawa Timur mengaku kecewa dengan Piagam penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI, atas prestasi Asman Toga Bersemi meraih peringkat Pertama Nasional Kelompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional Melalui Pemanfaatan Toga dan Akupresur tahun 2018 Kategori Kawasan Desa.

Kekecewaan itu menurut Ketua Kelompok Sadar Wisata Asman Toga Bersemi, DS. Genengan, Kecamatan Doko, Ariagung Radnadi, dikarenakan, dalam piagam yang diterbitkan berdasarkan keputusan Menkes RI No.: KP.04.04/Menkes/628/2018 yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek tertanggal Jakarta, 5 November 2018 tersebut tidak tertera nama desanya.

“Sebagaian besar warga desa Genengan tentu saja bangga dengan prestasi tingka nasional yang kami peroleh ini, namun kami kecewa dengan piagam penghargaannya, bahkan kami merasa ini sebagai piagam penghinaan bukan piagam penghargaan,” kesal Agung melalui saluran telepon, Sabtu (17/11)

Lebih lanjut Agung mengaku dengan tidak dituliskannya nama Desa Genengan dalam piagam tersebut seolah tidak ada sedikitpun penghargaan yang diberikan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan terhadap jerih payah baik moril maupun materiil yang selama ini telah dicurahkan warga masayarakat Desa Genengan, Kecamatan Doko, dalam mewujudkan Asman Toga Bersemi hingga berprestasi sejauh ini.

“Saya tidak tahu apa alasan menteri kesehatan sehingga tidak menuliskan nama desa kami dalam penghargaan itu, jangan sampai menteri juga akan bilang, bahwa dirinya tidak baca apa yang ditanda tangani,” tukas Agung dengan sinis.

Meski demikian, Agung optimis warga tidak akan bertindak dengan merugikan dirinya sendiri, olehnya itu Agung yakin Aman Toga Bersemi Ds. Genengan akan terus jalan, namun mungkin pihaknya akan menjaga jarak dengan dinas kesehatan.

“Intinya kami tetap dalam semangat Asman Toga lanjut, Dinkes Stop,” pungkas Agung. (464Ys)