MAKASSAR—Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) mengundang Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk menghadiri acara halalbihalal yang akan digelar pada 5 April 2025 di Hotel Claro Makassar.
Undangan tersebut disampaikan langsung saat pengurus DPP KKS menggelar audiensi dengan Wali Kota di Balai Kota Makassar, Rabu (19/3/2025). Pertemuan itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara KKS dan Pemerintah Kota Makassar.
Halalbihalal ini merupakan agenda tahunan DPP KKS yang rutin dilaksanakan di awal bulan Syawal. Setiap tahunnya, acara ini menjadi momen penting bagi warga Soppeng di perantauan, khususnya di Makassar, untuk mempererat tali kekeluargaan. Tahun ini, panitia menargetkan 1.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk tokoh nasional dan pejabat daerah.
“Kami akan mengadakan halalbihalal KKS pada 5 April 2025, yang akan dihadiri Bupati Soppeng dan Forkopimda Kabupaten Soppeng. Rencana kami juga akan menemui gubernur untuk mengundang beliau,” ujar Pembina KKS, Hasnawi Haris.
Sebagai organisasi besar dengan anggota tersebar di berbagai daerah, KKS menjadikan halalbihalal sebagai wadah memperkuat silaturahmi dan menjaga hubungan dengan tanah kelahiran. Tahun ini, mereka mengusung tema Melambungkan Angan di Tengah Rantau, Tanpa Melupakan Tanah Kelahiran, yang berpedoman pada falsafah Bugis Ininnawa Madecenge, Sisappa, Sipudoko, Sirampe Teppaja.
Ketua Panitia Halalbihalal DPP KKS, Sahabuddin Sodding, berharap Wali Kota Makassar bisa hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, kehadiran wali kota dalam pertemuan warga Soppeng sudah menjadi tradisi yang mencerminkan kedekatan dan dukungan bagi komunitas perantau.
“Kami harapkan Pak Wali hadir dan memberi sambutan. Karena selama ini, selalu ada wali kota yang hadir mewakili orang Soppeng di Makassar. Warga Soppeng sangat menantikan pertemuan ini,” ujarnya.
Menanggapi undangan tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik ajakan silaturahmi dari DPP KKS. Ia mengapresiasi konsistensi organisasi ini dalam menjaga nilai persaudaraan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Kota Makassar.
“Terima kasih atas undangannya, saya akan coba lihat jadwal terlebih dahulu, tetapi kami akan usahakan untuk hadir,” ujar Munafri.
Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa organisasi kedaerahan seperti KKS memiliki peran penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi Makassar. Dengan jumlah perantau Soppeng yang besar, kekompakan dan solidaritas mereka menjadi aset berharga dalam memperkuat hubungan antarwarga dan mendukung visi Makassar yang lebih inklusif.
“Silaturahmi seperti ini sangat sejalan dengan visi kita untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang inklusif dan berkelanjutan. Warga Soppeng telah banyak berkontribusi bagi Makassar, dan tentu pemerintah kota sangat menghargai keterlibatan mereka,” tutupnya. (*/4dv)













