PANGKEP—Upaya Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam menurunkan angka stunting, menuai hasil. Hal itu disampaikan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) berdasarkan data yang dicermatinya dalam aplikasi e-PPGBM 2021.
Berdasarkan Aplikasi e-PPGBM 2021 tersebut angka stunting Kabupaten Pangkep berada pada posisi angka 12,14 persen. Padahal menurut MYL saat dirinya mulai memimpin Kabupaten Pangkep masih pada posisi 17 persen.
“Data pada saat saya duduk menjadi bupati, stunting berada pada angka 17 persen. Akhir tahun 2021 ada pada angka 12,14 persen,” tutur MYL, Kamis (27/1/2022).
Capaian ini lanjut MYL, berkat kerja sama semua pihak. Sebab, menurunkan satu digit persen bukanlah hal yang mudah.
“Kita harus tetap bekerja keras, agar angka stunting bisa lebih menurun lagi. Kita betul-betul harus selesaikan bersama,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan, Hj Herlina menambahkan harapannya, untuk dapat mencapai target target zero stunting di tahun 2026. (4ld)













