PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru •
Ekonomi

BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Paling Terendah dari 10 Provinsi di wilayah Sulampua

821
×

BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Paling Terendah dari 10 Provinsi di wilayah Sulampua

Sebarkan artikel ini
BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Paling Terendah dari 10 Provinsi di wilayah Sulampua
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Rizki Ernadi Wimanda paparkan pertumbuhan ekonomi 2023 di wilayah kerja Sulawesi, Papua dan Maluku (Sulampua).

MAKASSAR—Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Rizki Ernadi Wimanda paparkan pertumbuhan ekonomi 2023 di wilayah kerja Sulawesi, Papua dan Maluku (Sulampua).

Rizki mengatakan pertumbuhan ekonomi dari 10 Provinsi di Wilayah Sulampua, Sulsel jadi yang terendah untuk capaian Triwulan IV hanya tercatat 3,79 persen.

Secara keseluruhan Sulsel bahkan terendah ke 3 pertimbangan ekonomi dengan persentase 4,51 diatas Provinsi Papua Barat 3,91 persen Gorontalo 4,50 persen.

“Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 3,79%(yoy) pada Triwulan IV-2023 merupakan yang terendah dibandingkan dengan 9 provinsi lain di Sulampua. Dengan demikian, secara keseluruhan tahun, ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh sebesar 4,51% (yoy) atau yang terendah ketiga di Sulampua,” jelasnya Selasa (6/1/2024).

Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan IV 2023 tumbuh 3,79% (yoy), melambat dari 4,05% (yoy) pada Triwulan III 2023.

“Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi nasional meningkat dari 4,94% (yoy) pada Triwulan III 2023 menjadi 5,04% (yoy) pada Triwulan IV 2023,” jelasnya.

Sektor Lapangan Usaha (LU) pertanian, perdagangan, industri pengolahan, dan Infokom tumbuh melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Namun demikian, LU konstruksi dan pertambangan tumbuh lebih baik pada triwulan laporan.

Dari sisi pengeluaran, tingginya Konsumsi RT dan PMTB seiring peningkatan aktivitas masyarakat dan pelaku usaha menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan. Namun demikian, kondisi geopolitik global secara signifikan mempengaruhi kinerja ekspor dan impor komoditas.

“Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan secara kumulatif pada tahun 2023 tercatat sebesar 4,51% (yoy), lebih rendah daripada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,05% (yoy),” jelas Kanwil BI Sulsel. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com