PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
Inspirasi

Cara Cerdas Menghindari Sikap “Toxic”

410
×

Cara Cerdas Menghindari Sikap “Toxic”

Sebarkan artikel ini
Cara Cerdas Menghindari Sikap "Toxic"
Penulis: Aqilla alzahra (mahasiswi STITMA Yogyakarta)

MEDIASULSEL.COM—Dalam kehidupan sehari-hari kita, tentu saja kita banyak berinteraksi dengan berbagai macam orang.

Tak jarang kita bertemu dengan orang-orang yang memiliki sikap yang merugikan, yang dapat membahayakan kesehatan mental dan emosional kita jika terlalu sering berinteraksi dengan mereka.

“Toxic” adalah racun jika di artikan secara harfiah. Perkataan negatif dan hubungan yang tidak saling mendukung adalah dua contoh perilaku toxic.

Untuk menjaga kebahagiaan dan kewarasan mental kita, sangat penting untuk menghindari orang-orang yang toxic.

Untuk menghindarinya, kita harus memahami karakteristik orang yang toxic sehingga kita dapat menggunakan taktik yang tepat untuk menghadapi mereka.

Dengan membaca artikel ini, kita akan mendapatkan informasi tentang cara cerdas untuk menghindari sikap toxic.

Langkah awal yang harus diketahui:

Kenali tanda-tandanya.

Pertama, lakukan muhasabah diri atau introspeksi diri karena menjadi toxic biasanya memiliki kesadaran yang rendah dan tidak peduli dengan orang lain. Lihat apakah perilaku negatif yang kamu lakukan merubah suasana hati mereka.

Jika ini terjadi, maka menunjukkan sikap yang toxic ada dalam dirimu. Tanda-tandanya termasuk banyak mengeluh, menyalahkan orang lain dan bersikap kasar secara verbal dan nyata.

Gunakan Bahasa yang Positif

Fokus pada Solusi daripada Masalah Saat berinteraksi dengan orang lain, dengarkan dengan empati dan berikan perhatian penuh kepada orang yang berbicara. Kita dapat menghindari konflik dengan orang lain dengan menggunakan komunikasi yang positif.

Terapkan Mindset Positif: 

Berpikir positif akan membantu Anda menghindari sikap berbahaya, seperti mencari tahu apa yang bukan masalah Anda, yang akan membuat Anda berpikiran negatif dan berpikir terlalu banyak. Untuk menjadi mampu menghadapi tantangan dengan sikap yang baik, fokuslah pada hal-hal positif.

Afirmasi positif:

Kamu dapat meningkatkan kepercayaan diri dengan mengatakan afirmasi positif setiap hari. Seperti :

  • Saya cerdas,
  • Saya berharga,
  • Saya belajar dari kesalahan,
  • Saya menghargai orang lain,
  • Saya pantas mendapatkan kebahagiaan,
  • Saya menerima ketidaksempurnaan,
  • Saya berusaha baik setiap hari,
  • Saya mencintai dan menghargai diri saya sendiri.

Tingkatkan value (nilai diri)

Cari kesempatan untuk belajar dan berkembang, baik melalui pengalaman hidup maupun pendidikan formal. Luangkan waktu untuk melakukan hobi dan aktivitas yang kamu cintai, karena ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan suasana hati Anda.

Lingkungan yang Mendukung :

Cari lingkungan yang saling mendukung dan hindari lingkungan yang dianggap sebagai saingan karena ini dapat menjadi lingkungan yang berbahaya.

Atasi konflik dengan bijak:

Jangan menyelesaikan masalah dengan tergesa-gesa, terutama ketika kamu dalam keadaan emosional; selesaikan masalah dengan tenang, ajak pelaku berbicara dengan baik atau bertabayyun, dan libatkan semua pihak untuk membantu mencari solusi dan berpendapat, sehingga tidak ada kekerasan dan keduanya Sama-sama rela.

Perhatikan Kesehatan Mental

Luangkan waktu untuk berolahraga dan melakukan aktivitas yang membuat kamu tenang. Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan kesehatan jantungmu dan membantumu mengelola stres. (*)

 

Penulis: Aqilla alzahra (mahasiswi STITMA Yogyakarta)

 

***

 

Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com