PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Valas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatSisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Valas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatSisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan
SidrapMedia Kampus

Mahasiswa KKN UINAM Gelar Penyuluhan Bahaya Kenakalan Remaja di SMPN 2 Dua Pitue

505
×

Mahasiswa KKN UINAM Gelar Penyuluhan Bahaya Kenakalan Remaja di SMPN 2 Dua Pitue

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN UINAM Gelar Penyuluhan Bahaya Kenakalan Remaja di SMPN 2 Dua Pitue
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Posko 8 Desa Taccimpo, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, sukses menggelar program penyuluhan edukasi mengenai bahaya kenakalan remaja di SMPN 2 Dua Pitue, Selasa (4/2/2025). (Foto: Mahasiswa KKN UINAM di Sidrap)

SIDRAP—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Posko 8 Desa Taccimpo, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, sukses menggelar program penyuluhan edukasi mengenai bahaya kenakalan remaja di SMPN 2 Dua Pitue, Selasa (4/2/2025).

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama mahasiswa KKN UINAM dengan pihak sekolah dan UPT Puskesmas Tanru Tedong, serta diikuti seluruh siswa-siswi SMP Negeri 2 Dua Pitue.

Penyuluhan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN di Desa Taccimpo, yang bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa-siswi mengenai dampak negatif kenakalan remaja, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan solusi mengenai cara menghindari perilaku negatif tersebut.

UPT Puskesmas Tanru Tedong diwakili Hasnida, S. Stp., saat bertindak sebagai narasumber, menyampaikan materi dengan cara yang interaktif dan menarik, membuat topik yang serius ini dapat diterima dengan mudah oleh para peserta.

Dalam penyuluhannya, Hasnidar mengajak siswa-siswi untuk lebih sadar akan bahaya pergaulan yang tidak sehat, serta pentingnya membuat pilihan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah SMPN 2 Dua Pitue, mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan harapan besar agar siswa-siswi dapat mengambil manfaat yang positif.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian mahasiswa KKN terhadap isu kenakalan remaja. Semoga, kegiatan ini dapat memberikan bekal bagi siswa-siswi dalam menghadapi tantangan hidup, terutama di era globalisasi yang penuh dengan pengaruh negatif,” ungkapnya.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya kenakalan remaja, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi muda yang lebih bijak, berkualitas, dan berprestasi.

Melalui kegiatan edukatif seperti ini, mahasiswa KKN juga berharap dapat memberi dampak positif dalam membentuk karakter dan masa depan siswa-siswi di SMP Negeri 2 Dua Pitue. (Cj/Ag4ys)

 

Citizen Journalism: Raihan Khan (Mahasiswa Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com