PANGKEP—Pemerintah Kabupaten Pangkep kembali menggelar tes kesehatan dan kebugaran bagi ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN, Rabu (11/6/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di kompleks Kantor Sekretariat Daerah ini menjadi agenda rutin dua kali setahun sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), hadir langsung memimpin dan mengikuti uji kebugaran bersama jajaran pimpinan daerah. Ia berlari dua putaran mengelilingi kantor bersama Wakil Bupati, Ketua TP PKK, serta ratusan ASN dan non-ASN lainnya.
“Ini bagian dari teladan. Kalau pimpinan turun langsung, semangat teman-teman ASN pasti lebih tinggi. Lari dua putaran sekitar 2 km ini juga bagian dari uji stamina,” kata MYL.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tapi merupakan langkah serius memastikan seluruh aparatur tetap sehat dan prima dalam menjalankan tugas. Data hasil pemeriksaan akan menjadi acuan kesehatan masing-masing ASN.
“Harapannya, semua ASN selalu dalam kondisi sehat agar bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas MYL.
Tes kebugaran ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, tinggi dan berat badan, kadar kolesterol, gula darah, hingga asam urat. Selain itu, dilakukan juga uji kebugaran jasmani berupa lari mengelilingi kawasan perkantoran.
Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Hj. Herlina, menyebut kegiatan ini telah menjadi agenda tetap yang dilakukan setiap enam bulan sekali.
“Dari hasil ini kita bisa menilai tingkat kebugaran dan menjadi indikator penting membentuk budaya kerja yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati MYL juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Sulsel terkait peningkatan kewaspadaan Covid-19. Pemkab Pangkep tengah menyusun edaran lanjutan untuk diteruskan hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Insya Allah segera kami tindak lanjuti dalam bentuk surat edaran resmi ke seluruh jajaran pemerintah daerah,” jelas MYL.
Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap kesehatan ASN, tapi juga menjadi simbol nyata kepemimpinan yang memberi contoh langsung dalam membangun budaya kerja yang sehat, aktif, dan produktif. (Ag4ys/4dv)













