RANTEPAO—Memasuki hari ke-9 Ramadan, kawasan Alun-Alun Rantepao dipadati warga yang berburu takjil dan menikmati suasana menjelang berbuka puasa. Aktivitas jual beli berlangsung sejak sore hingga malam, menjadikan pusat kota Rantepao salah satu titik favorit Ramadan di Toraja Utara.
Puluhan booth UMKM berjajar menawarkan beragam kuliner, mulai dari minuman segar seperti es dawet dan es buah hingga jajanan tradisional burongko dan kue lapis.
Makanan kekinian seperti sushi, risoles, dimsum, crepes, serta olahan bakso dengan berbagai pilihan kuah turut menarik minat pengunjung.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Pengunjung silih berganti memadati area alun-alun, bahkan aktivitas perdagangan disebut berlangsung hingga pukul 23.00 WITA.
Momentum Ramadan ini disebut memberi dampak langsung terhadap peningkatan omzet pelaku usaha kecil.
Berdasarkan keterangan pelaku UMKM, pameran takjil Ramadan di kawasan tersebut telah berlangsung sejak 18 Februari dan dijadwalkan berakhir pada 14 Maret 2026.
Salah satu pelaku UMKM, Niar, mengaku pendapatan selama Ramadan meningkat dibanding hari biasa.
“Penghasilannya jauh lebih meningkat. Varian yang kami jual juga belum banyak pesaing,” ujarnya.
Ramainya pengunjung tak hanya datang dari umat Muslim. Anna, pengunjung non-Muslim, mengaku tertarik datang bersama keluarganya karena lokasi yang strategis dan banyaknya pilihan kuliner.
“Ramai, tapi hangat. Pengunjungnya beragam, terasa ada solidaritas dan kebersamaan,” katanya.
Sebagian pedagang merupakan peserta rutin Car Free Day. Namun selama Ramadan, jumlah pelaku UMKM bertambah dengan hadirnya pedagang dari berbagai wilayah di Toraja Utara hingga Tana Toraja. Selain kuliner, kawasan ini juga menyediakan area bermain anak dan hiburan musik. (4nny)














