PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan Fiskal
Makassar

Hadapi Ancaman Kebakaran dan Krisis Air saat ‘Godzilla El Nino’, Damkarmat Makassar Siagakan 7 Posko

119
×

Hadapi Ancaman Kebakaran dan Krisis Air saat ‘Godzilla El Nino’, Damkarmat Makassar Siagakan 7 Posko

Sebarkan artikel ini
Hadapi Ancaman Kebakaran dan Krisis Air saat ‘Godzilla El Nino’, Damkarmat Makassar Siagakan 7 Posko
Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, menegaskan dua fokus utama penanganan selama musim kemarau adalah kebakaran dan kekeringan.

MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kemarau ekstrem yang dipicu fenomena El Nino tahun ini.

Sebanyak tujuh posko siaga langsung diaktifkan untuk mengantisipasi lonjakan risiko kebakaran dan krisis air bersih yang diperkirakan terjadi akibat fenomena yang dijuluki “Godzilla El Nino”.

Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, menegaskan dua fokus utama penanganan selama musim kemarau adalah kebakaran dan kekeringan.

“Fokus kami jelas, kebakaran dan kekeringan. Karena itu, posko siaga kami aktifkan untuk memastikan respons cepat di lapangan,” ujar Fadli, Jumat (17/4/2026).

Tujuh posko tersebut terdiri dari satu posko induk di Mako Jalan Ratulangi dan enam posko pendukung di Akarena, Ujung Tanah, KIMA, Tamalanrea, Todopuli, dan Manggala.

Untuk mendukung operasional, Damkarmat menyiagakan sekitar 60 unit armada yang akan dimaksimalkan, baik untuk penanganan kebakaran maupun membantu distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak.

“Selain pemadaman, kami juga siap membackup penyaluran air bersih bersama PDAM, meski sebagian armada tetap kami prioritaskan untuk kebakaran,” jelasnya.

Fadli mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di area lahan kosong yang ditumbuhi rumput kering.

“Rumput kering sangat mudah terbakar. Sumber api kecil seperti puntung rokok atau pembakaran sampah bisa memicu kebakaran besar,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran RT/RW dalam melakukan pengawasan wilayah rawan sebagai langkah pencegahan dini.

Di sisi lain, Damkarmat mengakui masih adanya keterbatasan sarana pendukung, seperti belum tersedianya alat khusus fire blanket untuk menangani kebakaran baterai kendaraan listrik.

Selain itu, kebutuhan armada pemadam di wilayah perairan seperti speedboat atau fireboat juga masih menjadi perhatian, mengingat saat ini fasilitas yang tersedia baru perahu karet.

Meski begitu, Damkarmat memastikan pelayanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan tetap berjalan optimal selama musim kemarau.

“Kami akan maksimalkan semua sumber daya yang ada demi melindungi masyarakat,” tutup Fadli. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com