PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Martín Diburu Márquez dan Bezzecchi, Mandalika Bisa Jadi Titik Balik Perebutan Juara DuniaPengurus OSIS PWU Dilatih Kritis Bermedia dan Berani Menulis BeritaHamka B. Kadi Minta Lurah Gerak Cepat Selesaikan Data 3.000 Rumah Warga Makassar yang Siap DibedahAlumni Unhas Pilih Jadi Petani, Burhanuddin Bawa Teknologi Smart Farming ke Sawah BoneCara Nonton Live Persib vs PSM Malam Ini, Kick-off 20.00 WITALurah Biring Romang Apresiasi Muslimat NU Perkuat Persatuan Tokoh PerempuanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Martín Diburu Márquez dan Bezzecchi, Mandalika Bisa Jadi Titik Balik Perebutan Juara DuniaPengurus OSIS PWU Dilatih Kritis Bermedia dan Berani Menulis BeritaHamka B. Kadi Minta Lurah Gerak Cepat Selesaikan Data 3.000 Rumah Warga Makassar yang Siap DibedahAlumni Unhas Pilih Jadi Petani, Burhanuddin Bawa Teknologi Smart Farming ke Sawah BoneCara Nonton Live Persib vs PSM Malam Ini, Kick-off 20.00 WITALurah Biring Romang Apresiasi Muslimat NU Perkuat Persatuan Tokoh Perempuan
Sport

Marc Marquez Tak Terbendung di Sprint Race MotoGP Hungaria

345
×

Marc Marquez Tak Terbendung di Sprint Race MotoGP Hungaria

Sebarkan artikel ini
Sprint Hongaria
Situasi Lap Pertama Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026) saat Marc Marquez langsung meluncur sempurna saat lampu start padam. Tikungan pertama berhasil dikuasai tanpa perlawanan berarti.

SPORT — Marc Marquez kembali menunjukkan mengapa namanya masih menjadi momok paling menakutkan di MotoGP. Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026) berubah menjadi panggung tunggal bagi juara dunia bertahan itu yang melesat tanpa mampu disentuh para pesaingnya.

Memulai balapan dari pole position, pembalap Ducati Lenovo bernomor 93 tersebut langsung meluncur sempurna saat lampu start padam. Tikungan pertama berhasil dikuasai tanpa perlawanan berarti, sementara para rivalnya dipaksa bertarung satu sama lain untuk memperebutkan posisi di belakang.

Pedro Acosta menjadi pembalap yang paling dekat dengan Marquez, namun jarak yang tercipta sejak awal membuat pembalap KTM itu tak pernah benar-benar mampu memberikan ancaman. Di belakangnya, Marco Bezzecchi tampil agresif dengan melonjak tiga posisi dan langsung mengamankan tempat di barisan depan.

Ketika Marquez mulai menjauh lebih dari dua detik, perhatian beralih ke pertarungan sengit di kelompok pengejar. Fermin Aldeguer tampil sebagai salah satu pembalap tercepat di lintasan. Bahkan catatan waktunya sempat mengungguli Marquez dan Acosta. Namun kecepatan saja ternyata tidak cukup untuk menembus rapatnya pertahanan Bezzecchi dan Raul Fernandez.

Aldeguer nyaris membayar mahal ambisinya saat kehilangan kendali di area chicane tikungan sembilan. Beruntung, refleks luar biasa membuatnya mampu menyelamatkan motor dari kecelakaan yang tampak tak terhindarkan. Momen itu menjadi salah satu aksi paling dramatis sepanjang sprint race.

Di saat sejumlah pembalap muda tampil mencuri perhatian, beberapa nama besar justru kesulitan. Jorge Martin sempat kehilangan waktu setelah melebar ke area runoff saat berduel dengan rookie sensasional Diogo Moreira. Sementara Francesco Bagnaia harus bekerja keras mempertahankan posisi kesembilan dari tekanan Fabio Di Giannantonio hingga lap terakhir.

Saat memasuki lap penentuan, tidak ada lagi pertanyaan tentang siapa pemenangnya. Marquez sudah terlalu jauh di depan. Ia akhirnya menyentuh garis finis dengan keunggulan 1,548 detik atas Acosta dan meraih kemenangan Sprint Race ketiganya musim ini. Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga.

Hasil ini menjadi sinyal bahaya bagi seluruh rival. Di Balaton Park, Marquez tidak hanya menang, tetapi juga memperlihatkan bahwa dirinya kembali berada di level yang sulit dijangkau. Jika dominasi ini berlanjut, balapan utama MotoGP Hungaria bisa kembali berubah menjadi milik sang penguasa lintasan. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com