SPORT — Tim Trackhouse MotoGP mencetak sejarah pada Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Sabtu (27/6), setelah dua pembalapnya, Raúl Fernández dan Ai Ogura, finis di posisi pertama dan kedua.
Fernández tampil impresif dengan merebut kemenangan usai menyalip pemegang pole position, Jorge Martín, pada lap-lap awal. Pembalap asal Spanyol itu kemudian menjaga ritme hingga garis finis dan memastikan kemenangan sprint keduanya musim ini. Rekan setimnya, rookie asal Jepang Ai Ogura, menyempurnakan hasil gemilang Trackhouse dengan finis sebagai runner-up.
Hasil tersebut menjadi 1-2 pertama dalam sejarah Trackhouse MotoGP sejak tim asal Amerika Serikat itu bergabung di kelas utama MotoGP. Dominasi keduanya juga menegaskan performa kompetitif motor Aprilia RS-GP di Sirkuit Assen.
Posisi ketiga ditempati Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 Ducati setelah terlibat persaingan ketat dengan para pembalap Aprilia. Sementara pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi, harus puas finis di posisi keempat.
Jorge Martín yang memulai balapan dari pole position tidak mampu mempertahankan keunggulannya. Setelah sempat memimpin pada tikungan-tikungan awal, ia kehilangan grip dan perlahan melorot hingga mengakhiri sprint race di posisi kelima. Marc Márquez finis keenam, sedangkan Francesco Bagnaia berada di posisi ketujuh setelah terkena penalti akibat melanggar batas lintasan pada lap terakhir.
Kemenangan Fernández sekaligus menjadi suntikan moral besar bagi Trackhouse menjelang balapan utama MotoGP Belanda yang akan digelar Minggu (28/6). Selain meraih poin maksimal di sprint race, hasil ini memperlihatkan bahwa duet Fernández–Ogura mampu bersaing dengan tim-tim pabrikan dalam perebutan podium.
Di klasemen sementara kejuaraan dunia, Marco Bezzecchi masih memimpin dengan 186 poin. Jorge Martín berada di posisi kedua dengan 177 poin, sementara hasil sprint di Assen turut memperkuat posisi Fernández dan Ogura dalam persaingan papan atas musim 2026. (Ag4ys)













