SPORT — Marc Marquez kembali menunjukkan mengapa namanya masih menjadi momok paling menakutkan di MotoGP. Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026) berubah menjadi panggung tunggal bagi juara dunia bertahan itu yang melesat tanpa mampu disentuh para pesaingnya.
Memulai balapan dari pole position, pembalap Ducati Lenovo bernomor 93 tersebut langsung meluncur sempurna saat lampu start padam. Tikungan pertama berhasil dikuasai tanpa perlawanan berarti, sementara para rivalnya dipaksa bertarung satu sama lain untuk memperebutkan posisi di belakang.
Pedro Acosta menjadi pembalap yang paling dekat dengan Marquez, namun jarak yang tercipta sejak awal membuat pembalap KTM itu tak pernah benar-benar mampu memberikan ancaman. Di belakangnya, Marco Bezzecchi tampil agresif dengan melonjak tiga posisi dan langsung mengamankan tempat di barisan depan.
Ketika Marquez mulai menjauh lebih dari dua detik, perhatian beralih ke pertarungan sengit di kelompok pengejar. Fermin Aldeguer tampil sebagai salah satu pembalap tercepat di lintasan. Bahkan catatan waktunya sempat mengungguli Marquez dan Acosta. Namun kecepatan saja ternyata tidak cukup untuk menembus rapatnya pertahanan Bezzecchi dan Raul Fernandez.
Aldeguer nyaris membayar mahal ambisinya saat kehilangan kendali di area chicane tikungan sembilan. Beruntung, refleks luar biasa membuatnya mampu menyelamatkan motor dari kecelakaan yang tampak tak terhindarkan. Momen itu menjadi salah satu aksi paling dramatis sepanjang sprint race.
Di saat sejumlah pembalap muda tampil mencuri perhatian, beberapa nama besar justru kesulitan. Jorge Martin sempat kehilangan waktu setelah melebar ke area runoff saat berduel dengan rookie sensasional Diogo Moreira. Sementara Francesco Bagnaia harus bekerja keras mempertahankan posisi kesembilan dari tekanan Fabio Di Giannantonio hingga lap terakhir.
Saat memasuki lap penentuan, tidak ada lagi pertanyaan tentang siapa pemenangnya. Marquez sudah terlalu jauh di depan. Ia akhirnya menyentuh garis finis dengan keunggulan 1,548 detik atas Acosta dan meraih kemenangan Sprint Race ketiganya musim ini. Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga.
Hasil ini menjadi sinyal bahaya bagi seluruh rival. Di Balaton Park, Marquez tidak hanya menang, tetapi juga memperlihatkan bahwa dirinya kembali berada di level yang sulit dijangkau. Jika dominasi ini berlanjut, balapan utama MotoGP Hungaria bisa kembali berubah menjadi milik sang penguasa lintasan. (Ag4ys)













