BONE – Program seragam sekolah gratis yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten Bone senilai Rp4,66 miliar ternyata belum diketahui sebagian orang tua siswa baru. Menjelang tahun ajaran baru yang dimulai 13 Juli 2026, sejumlah wali murid mengaku belum pernah menerima informasi dari sekolah terkait bantuan tersebut.
Berdasarkan penelusuran di beberapa kecamatan, banyak orang tua masih bersiap membeli seragam sekolah secara mandiri agar anak mereka dapat mengikuti proses belajar mengajar sejak hari pertama masuk sekolah.
Salah seorang wali murid mengaku tidak mengetahui adanya program seragam gratis yang disiapkan pemerintah daerah untuk siswa baru jenjang SD dan SMP.
“Iye, mau dibelikan sebelum masuk sekolah. Tidak ada info dari sekolah,” ujarnya.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sosialisasi program yang telah menelan anggaran miliaran rupiah. Pasalnya, bantuan yang ditujukan untuk meringankan beban orang tua justru belum diketahui oleh sebagian calon penerimanya.
Diketahui, Dinas Pendidikan Kabupaten Bone mengalokasikan anggaran sebesar Rp4.669.001.880 untuk pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP pada tahun 2026. Pengadaan tersebut dikerjakan oleh penyedia Buana Karya Sejahtera.
Menanggapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Baharuddin, memastikan proses distribusi seragam saat ini sedang berjalan dan ditargetkan rampung sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
“Sudah dipacking, sisa penyaluran. Insya Allah dalam masa libur ini kita akan salurkan,” kata Baharuddin saat dikonfirmasi, Ahad (5/7/2026).
Menurutnya, sebagian seragam bahkan telah didistribusikan ke sejumlah kecamatan sebagai bagian dari proses penyaluran.
“Sebagian sudah disalurkan ke kecamatan,” tambahnya.
Dinas Pendidikan menargetkan seluruh seragam gratis telah diterima sekolah maupun siswa sebelum 13 Juli 2026. Dengan demikian, bantuan tersebut dapat langsung dimanfaatkan pada hari pertama masuk sekolah.
Meski demikian, minimnya informasi yang diterima wali murid menunjukkan perlunya peningkatan sosialisasi agar program yang telah dianggarkan pemerintah benar-benar diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(45R)









