MAKASSAR — Pelaku bisnis, akademisi, mahasiswa, hingga komunitas di Kota Makassar bersiap menyambut Makassar Marketing Festival (MMF) 2026 yang akan digelar pada 12–14 Agustus 2026. Mengusung tema “Winning the Competition in the Age of AI”, festival ini akan mengupas strategi memenangkan persaingan bisnis di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 ini kembali digelar oleh MCorp sebagai festival pemasaran tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-14. Makassar menjadi salah satu dari tujuh kota yang dipilih sebagai tuan rumah rangkaian festival nasional tersebut.
Founder & Chair MCorp, Hermawan Kartajaya, mengatakan tantangan dunia usaha saat ini bukan lagi sekadar mengadopsi teknologi AI, melainkan memahami perubahan perilaku konsumen yang semakin selektif.
Menurutnya, konsumen saat ini hidup dalam fenomena 3F (Filtered, Fragmented, dan Frugal), sehingga perusahaan dituntut mampu membangun relevansi, menghadirkan pengalaman yang bernilai, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Rangkaian Makassar Marketing Festival 2026 akan diawali dengan Campus Day pada 12 Agustus di Kalla Institute. Forum bertema Future-Ready Leaders: Human + AI ini akan membahas kesiapan perguruan tinggi mencetak talenta yang mampu berkolaborasi dengan teknologi AI.
Hari kedua akan diisi Corporate Day di Claro Hotel Makassar pada 13 Agustus. Berbagai pembicara akan mengulas strategi membangun loyalitas pelanggan, menciptakan nilai melalui storytelling, hingga memanfaatkan AI untuk mempercepat pertumbuhan bisnis. Pada kesempatan tersebut juga akan diserahkan penghargaan Industry Marketing Champion Makassar 2026 dan Public Service Award Sulawesi Selatan 2026.
Sementara pada 14 Agustus, festival ditutup dengan Knowledge Day di Hotel Santika Makassar. Mengangkat tema OmniHuman Leadership: Seni Memimpin Tim di Era AI, forum ini akan membahas bagaimana pemimpin masa depan memadukan kecerdasan manusia dengan teknologi AI dalam membangun organisasi yang adaptif.
Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur, Makassar dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi ruang kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan komunitas dalam menghadapi transformasi pemasaran di era digital.
Melalui penyelenggaraan selama tiga hari, Makassar Marketing Festival 2026 diharapkan menjadi ajang berbagi wawasan, memperluas jejaring, sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen di era AI. (4km/Ag4ys)








