MAKASSAR – Jelajah Geopark Maros-Pangkep,yang dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 29 dan 30/6)memberikan sensasi yang berbeda, karena akan melewati spot-spot prasejarah dan Geopark Nasional.
Sebagai gambaran Saat ini di Indonesia terdapat 4 Global Geoparks dan 15 Geopark Nasional. Dan Geopark Maros Pangkep dikukuhkan sebagai Geopark Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia pada 24 November 2017. Geopark Maros Pangkep dijadikan sebagai Geopark Nasional dikerarenakan:
- Kars Maros Pangkep termasuk salah satu kars kelas dunia yang memiliki keindahan, keunikan, flora dan fauna, nilai nilai ilmiah dan sosial budaya yang tinggi, merupakan kawasan kars terbesar ke 2 di dunia setelah China Selatan.
- Bantimala Kompleks,berumur 115 juta tahun sebagai International Geosite Study
- Sistem hidrologi bawah tanah,terpanjang di Indonesia ± 27 Km (Gua Salukkang Kallang-Gua Tanete)
- Ratusan gua-gua yang pernah di tinggali oleh manusia prasejarah
- Tempat hidup jutaaan spesies kupu-kupu yang mendapatkan julukan“Kingdom of Butterfly.
Konsep Geopark sendiri didalamnya terdiri dari program Edukasi, Wisata, Pemberdayaan Masyarakat Kawasan dan Konservasi.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk olahraga bersepeda sejauh 40 km yang melewati 5 Geosite Utama yakni Tonasapark, Rammang-Rammang, Leang-Leang, Hutan Batu Balocci, dan Sumpang Bita. [*]













