PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bukan Sekadar Pukul Bola, Hasbi Siapkan Babak Baru Gateball SulselDari 3 Jadi 5,3 Ton! Inovasi Mahasiswa Unhas Bikin Panen Petani Bone MeledakTPA Tamangapa Belum Beres, Plt Camat Manggala Ikut Turun Tangan Kawal PembenahanDPP NasDem Copot Didis Suryadi dari Ketua DPRD Jeneponto, Sumarni Kr. Layu Naik TahtaBidik Kembali Takhta Politik Sulsel, IAS Gandeng Supriansa Pimpin GolkarJatah Solar Dipangkas Separuh, Sopir Toraja Utara Kelimpungan: Antre hingga 3 Jam!PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bukan Sekadar Pukul Bola, Hasbi Siapkan Babak Baru Gateball SulselDari 3 Jadi 5,3 Ton! Inovasi Mahasiswa Unhas Bikin Panen Petani Bone MeledakTPA Tamangapa Belum Beres, Plt Camat Manggala Ikut Turun Tangan Kawal PembenahanDPP NasDem Copot Didis Suryadi dari Ketua DPRD Jeneponto, Sumarni Kr. Layu Naik TahtaBidik Kembali Takhta Politik Sulsel, IAS Gandeng Supriansa Pimpin GolkarJatah Solar Dipangkas Separuh, Sopir Toraja Utara Kelimpungan: Antre hingga 3 Jam!
Makassar

Ratusan Lapak di Pasar Terong Dibongkar Petugas

1228
×

Ratusan Lapak di Pasar Terong Dibongkar Petugas

Sebarkan artikel ini
Ratusan Lapak di Pasar Terong Dibongkar Petugas
Ratusan pedagang di pasar Terong, Makassar siang tadi, Rabu (2/12/2020) diminta untuk membongkar seluruh lapak jualan mereka yang dinilai sudah mengambil badan jalan.

MAKASSAR—Ratusan pedagang di pasar Terong, Makassar siang tadi, Rabu (2/12/2020) diminta untuk membongkar seluruh lapak jualan mereka yang dinilai sudah mengambil badan jalan.

Penertiban pedagang ini dilakukan oleh pihak kelurahan Tompo Balang dan Kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.

Hal ini disampaikan Lurah Tompo Balang, Ahmad Abdullah, karena banyaknya keluhan masyarakat utamanya pengguna jalan Terong.

“Ini karena banyaknya keluhan masyarakat. Saya bilang, gampang ji kalau mau ditertibkan. Tapi harus ada kesepakatan dulu. Soal aksinya ada ji aparat, ada ji satpol PP, tapi kita sepakat dulu. jangan sampai kita sudah tertibkan malah ada pembiaran,” ujarnya.

Dikatakan, persoalan ini timbul karena masyarakat mengeluhkan tidak bisa mengakses jalan tersebut baik dari arah Jl. Urip Sumoharjo maupun dari arah Jl. Masjid Raya.

“Jadi kami sudah tindak lanjuti, mulai dari ada pemberitahuan, lalu rapat tripika Camat, Danramil, Bimmas dan Babinsa. Selanjutnya kita sekarang tindaki pedagang yang masih membandel.” terang Ahmad.

“Yang paling bandel itu penjual melon, ada beberapa pedagang itu yang susah diatur. Coba maki tanya semua pedagang yang ada, jawabannya pasti itu ji kuncinya,” lanjutnya sembari menunjuk ke arah utara pedagang depan kantor Pasar Terong.

Ratusan Lapak di Pasar Terong Dibongkar Petugas
Ratusan pedagang di pasar Terong, Makassar siang tadi, Rabu (2/12/2020) diminta untuk membongkar seluruh lapak jualan mereka yang dinilai sudah mengambil badan jalan.

Untuk diketahui, penertiban ini dilakukan guna merapikan kembali para pedagang yang sudah melewati space publik.

“Minimal ada space publik, tiga langkah dari garis tengah badan jalan,” imbuhnya.

Sementara Lurah Wajo Baru, Zulfikar Zainal, mengatakan, “Sebenarnya dari dulu ji memang ada rencana seperti ini. kita mau ada peneguran dan penataan PK5 di sepanjang Jl. Terong, penataan ini bertujuan agar mobilitas dan akses pembeli di pasar terong lancar, sehingga masyarakat dapat ke pasar dengan nyaman dan tertib.

Menanggapi penertiban tersebut, Saharuddin Ridwan mengatakan, pihaknya hanya membackup.

“Posisi kami hanya mem-backup kegiatan dari tripika kecamatan Bontoala. Tapi kami tetap menurunkan tim penertiban dan pihak pasar Terong untuk membantu,” ujarnya.

Menurut Sahar, ini adalah langkah kesekian kalinya setelah diberikan surat teguran kepada pedagang yang melanggar untuk menata jualannya dan tidak menggunakan badan jalan.

“Ini adalah teguran yang kesekian kalinya. Sekiranya setelah ini mereka tidak mengindahkan ya tentu akan dilakukan tindakan-tindakan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. (*)

Ratusan Lapak di Pasar Terong Dibongkar Petugas
Ratusan pedagang di pasar Terong, Makassar siang tadi, Rabu (2/12/2020) diminta untuk membongkar seluruh lapak jualan mereka yang dinilai sudah mengambil badan jalan.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com