PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
Sulsel

Peduli Bencana Selayar, DP3A Dalduk KB Sulsel Kirim Tim Trauma Healing

1022
×

Peduli Bencana Selayar, DP3A Dalduk KB Sulsel Kirim Tim Trauma Healing

Sebarkan artikel ini
Peduli Bencana Selayar, DP3A Dalduk KB Sulsel Kirim Tim Trauma Healing
Pemprov Sulsel melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Sulsel mengirim tim trauma healing untuk membantu pemulihan masyarakat pasca gempa yang terjadi di kabupaten Selayar beberapa waktu yang lalu.

MAKASSAR—Pemprov Sulsel melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Sulsel mengirim tim trauma healing untuk membantu pemulihan masyarakat pasca gempa yang terjadi di kabupaten Selayar beberapa waktu yang lalu.

Kepala DP3A Dalduk KB Sulsel Fitriah Zainuddin mengatakan ada enam orang yang dikirim ke kabupaten Selayar.

“Kami kirim 6 orang ke kabupaten selayar atau tepatnya di Kecamatan pasilambena yang merupakan salah satu titik terparah terjadinya gempa yang pusatnya ada di nusa tenggara timur (NTT),” ungkapnya, Rabu (22/12/2021).

Fitriah menyebutkan melalui informasi dari tim yang dikirim mengatakan mereka ke pulau pasilambena kabupaten selayar pada hari minggu lalu.

“Jadi mereka pada hari hari minggu malam menuju ke pulau Pasilambena Kabupaten Selayar yang Merupakan salah satu pulau yang terdampak gempa NTT. Mereka 6 orang dari Dp3a Dalduk KB sulsel, kemudian 4 orang dari DP3A P2KB Kabupaten Selayar, ada beberapa tim dari BPBD Selayar dan Wakil Bupati Selayar,” sebutnya.

Ia juga menjelaskan tim menempuh perjalanan selama 12 jam menggunakan kapal angkutan laut.

“Setelah menempuh perjalanan selama 12 jam dengan naik Kapal Angkatan Laut (KAL) dan lanjut naik jolloro dan speed boat. Mereka tiba di Desa Kallaotoa Kecamatan Pasilembana,” tuturnya.

Lebih jauh Kepala DP3A Dalduk KB Sulsel mengaku tim menyampaikan ada 70 titik pengungsian termasuk ada rumah warga.

“Mereka berjalan menyusuri beberapa rumah warga dan menyusuri tempat-tempat pengungsian, yang menurut datanya ada 70 titik pengungsian termasuk rumah warga yg aman, dan sampai kemarin kami hanya dapat melakukan trauma healing di 5 titik pada anak-anak dan memberi support pada ibu-ibu ditempat di pengungsian,” katanya.

Ia menambahkan mereka untuk masuk ke daerah pegunungan agak susah karena masih terputus.

“Untuk sampai di daerah pengunungan agak susah diakses dan membutuhkan sarana kendaraan khusus yang pihak pemerintah kecamatan juga masih terbatas untuk mengangkut bantuan,” tambahnya.

Peduli Bencana Selayar, DP3A Dalduk KB Sulsel Kirim Tim Trauma Healing
Pemprov Sulsel melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Sulsel mengirim tim trauma healing untuk membantu pemulihan masyarakat pasca gempa yang terjadi di kabupaten Selayar beberapa waktu yang lalu.

“Mereka semua berharap semoga, tidak ada lagi getaran-getaran gempa yang membuat masyarakat trauma terutama perempuan dan anak-anak,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com