PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.The Death of ExpertisePolsek Manggala Gerak Cepat Bekuk Terduga Pelaku Curat Laptop WargaAppi Tantang Kepala TPA Tamangapa Ubah Sistem Pengelolaan SampahKemarau Makin Panjang, Gubernur Sulsel dan Ribuan Warga Gelar Salat IstisqaToraja Utara Masuk 5 Besar Kasus HIV Sulsel, PKK Gencarkan Edukasi di 21 KecamatanSidrap Punya 126 Inovasi, Pemkab HSU Datang Belajar dan Replikasi ProgramPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.The Death of ExpertisePolsek Manggala Gerak Cepat Bekuk Terduga Pelaku Curat Laptop WargaAppi Tantang Kepala TPA Tamangapa Ubah Sistem Pengelolaan SampahKemarau Makin Panjang, Gubernur Sulsel dan Ribuan Warga Gelar Salat IstisqaToraja Utara Masuk 5 Besar Kasus HIV Sulsel, PKK Gencarkan Edukasi di 21 KecamatanSidrap Punya 126 Inovasi, Pemkab HSU Datang Belajar dan Replikasi Program
Makassar

Lebih Berkualitas, Alasan Kenapa Harus Pilih Daging Sapi Berdikari

735
×

Lebih Berkualitas, Alasan Kenapa Harus Pilih Daging Sapi Berdikari

Sebarkan artikel ini
Lebih Berkualitas, Alasan Kenapa Harus Pilih Daging Sapi Berdikari
Warga Makassar kini sudah bisa menikmati daging sapi yang lebih berkualitas, dengan harga yang sama dengan sapi lokal. PT Berdikari United Live Stock (BULS) bekerjasama dengan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Makassar, akan mensuplai daging sapi yang sehat, dengan proses pemotongan yang higienis dan dijamin halal.

MAKASSAR—Warga Makassar kini sudah bisa menikmati daging sapi yang lebih berkualitas, dengan harga yang sama dengan sapi lokal. PT Berdikari United Live Stock (BULS) bekerjasama dengan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Makassar, akan mensuplai daging sapi yang sehat, dengan proses pemotongan yang higienis dan dijamin halal.

Penjabat Direksi Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Makassar, Syafrullah, mengungkapkan, pemotongan perdana telah dilaksanakan kemarin, Jumat, 18 Februari 2022. Sapi yang disuplai PT Berdikari adalah jenis Brahman Cross.

“Proses pemotongan higienis. Kami pastikan dagingnya aman, sehat, utuh, dan halal. Proses pemotongan sudah modern,” ungkap Roel, sapaan akrab Syafrullah, Sabtu, 19 Februari 2022.

Ia mengungkapkan, kualitas daging sapi PT Berdikari ini berbeda dengan daging sapi lokal Makassar. Makanan dan nutrisi sapi di Ranch Bila Sidrap sangat terjamin. Selain itu, sapi-sapi tersebut dibawah pengawasan dokter hewan dan ahli nutrisi.

“Kualitasnya beda, karena sapi-sapi dari Berdikari ini kan makanan dan nutrisinya terjamin. Tidak seperti sapi lain, yang peternaknya lepas begitu saja. Daging sapi Berdikari lebih berkualitas, tapi harganya sama,” ujarnya.

Untuk tahap awal, lanjut Rhoel, daging sapi Berdikari ini akan dipasok untuk hotel dan restoran. Tapi ke depan, pihaknya akan membuka gerai di sejumlah pasar tradisional.

“Kita akan buka gerai di pasar tradisional, sehingga masyarakat bisa mendapatkan daging berkualitas dari RPH ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dokter Hewan PD RPH Kota Makassar, Muh Ridwan Gaffar, menjelaskan, daging sapi yang diproduksi Berdikari sangat berkualitas, sehat, dan layak konsumsi. Iapun telah melakukan pemeriksaan mulai dari kondisi hati, limfa, paru, dan ginjal setelah proses pemotongan.

“Setelah saya periksa, hatinya tidak membengkak, kemudian mengkilat, dan sudut-sudut hatinya runcing. Dan tidak mengandung cacing,” kata Ridwan, di sela pemotongan perdana sapi Berdikari, di RPH Antang, Manggala, Jumat, 18 Februari 2022.

Selain hati, Ridwan juga mengungkapkan jika kondisi limfa sapi juga tidak membengkak, dan tidak mengandung cairan berwarna hitam di tengahnya. Begitupun kondisi paru dan ginjal menandakan sapi yang dipotong dalam kondisi sehat.

“Jadi, saya nyatakan ini sehat dan layak konsumsi,” ungkapnya.

Proses pemotongan perdana sapi Berdikari di RPH Kota Makassar ini turut disaksikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Aziz, yang memantau mulai dari proses pemotongan hingga pengemasan daging. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com