Advertisement - Scroll ke atas
Jeneponto

Bawaslu Jeneponto Uji Petik Data Pemilih Berkelanjutan 2022

2065
×

Bawaslu Jeneponto Uji Petik Data Pemilih Berkelanjutan 2022

Sebarkan artikel ini
Bawaslu Jeneponto Uji Petik Data Pemilih Berkelanjutan 2022
Bawaslu Jeneponto melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangkaian Uji Petik Data Pemilih Berkelanjutan 2022, di Kantor Kelurahan Pabiringa, Jalan M. Ali Gassing, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu (20/4/2022).

JENEPONTO—Bawaslu Jeneponto melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangkaian Uji Petik Data Pemilih Berkelanjutan 2022, di Kantor Kelurahan Pabiringa, Jalan M. Ali Gassing, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu (20/4/2022).

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan Bawaslu Kabupaten Jeneponto, Hamka Lau dan Sampara Halik, Lurah Pabiringa, Bakri, Para Kepala lingkungan di Kelurahan Pabiringa.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Dihadapan peserta Rakor Uji Petik Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan, Anggota Bawaslu Kabupaten Jeneponto, Hamka Lau mengajak pemerintah tingkat Kelurahan untuk bersama-sama melahirkan data pemilih yang akurat.

“Melalui kesempatan ini, kami Bawaslu Kabupaten Jeneponto mendorong partisipasi aktif masyarakat bersama Lurah Pabiringa dan para Kepala Lingkungan untuk melakukan sosialisasi pentingnya menghadirkan data pemilih di tingkat kelurahan yang akurat, dalam menyongsong Pemilu 2024 Berintegritas,” ujar Hamka.

Menurut Hamka, data pemilih dari pemilu ke pemilu selalu menjadi masalah dan tidak pernah lepas bahan gugatan di Mahkamah Konstitusi karena tidak akuratnya data pemilih.

“Data Pemilih yang sudah meninggal dunia, dan data lainnya yg tidak bersyarat lagi masih tetap terdaftar dalam daftar pemilih, hal ini disebabkan karena apa yang sudah dimutakhirkan oleh KPU belum terkonsolidasi dengan data kependudukan”

“Sehingga kita berharap dari peran aktif partisipasi masyarakat,Penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah sampai tingkat desa Kelurahan untuk bersama-sama memuktahirkan data kependudukan yg bersyarat jadi pemilih,” harap Hamka.

Sementara, , Koordinator Divisi SDM, Organisasi dan Data Bawaslu Kabupaten Jeneponto, Sampara Halik menyampaikan, uji petik data Pemilih penting dalam rangka mendapatkan data yang akurat. Sekaligus sebagai bahan rekomendasi saran perbaikan pada pelaksanaan rapat koordinasi yang di laksanakan KPU Kabupaten Jeneponto dengan beberapa pihak.

“Data penting dalam rangka mendapatkan data akurat, guna rekomendasi saran perbaikan dalam rapat koordinasi bersama KPU,” tegas Sampara Halik.

Sementara itu, Lurah Pabiringa, Bakri mengatakan, para Kepala Lingkungan sangat mengapresiasi inovasi Bawaslu Jeneponto yang melakukan uji petik data pemilih berkelanjutan. Olehnya itu Para lingkungan diminta untuk melaporkan secara tertulis data penduduk/pemilih di wilayah kerja masing-masing tentang pemilih yang sudah meninggal, pemilih yang beralih status TNI-Polri dan sebaliknya serta pindah keluar masuk domisili. (*)

error: Content is protected !!