PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 24 PC Muslimat NU Dikerahkan Kawal 177.500 Susu untuk Anak Sulsel • 27 Tusukan Akhiri Hidup Istri di Samata, Suami Ditemukan Tewas Bakar Diri • 177.500 Pcs Susu Disalurkan ke Anak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 24 PC Muslimat NU Dikerahkan Kawal 177.500 Susu untuk Anak Sulsel • 27 Tusukan Akhiri Hidup Istri di Samata, Suami Ditemukan Tewas Bakar Diri • 177.500 Pcs Susu Disalurkan ke Anak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado •
News

Ambil Foto Terlalu Dekat, Turis Singapura Digigit Komodo

496
×

Ambil Foto Terlalu Dekat, Turis Singapura Digigit Komodo

Sebarkan artikel ini

Seorang pengunjung pulau Komodo dikabarkan telah tergigit oleh seekor komodo.

Diduga turis asal singapura tersebut tidak menghiraukan Petugas taman nasional yang melarang pengunjung berada terlalu dekat dengan reptil raksasa tersebut, saat ia sedang makan.

“Pasti dia terlalu dekat,  Komodo tidak suka diganggu saat makan” Ungkap Sudiono.

Menurut kepala Taman Nasional Komodo, Sudiyono, Kaki laki-laki asal Singapura itu digigit saat ia mencoba mengambil foto Komodo yang sedang makan.

Sudiyono juga mengungkapkan bahwa saat digigit turis tersebut langsung diselamatkan oleh penduduk setempat dan dilarikan ke rumah sakit di Labuan Bajo di pulau Flores, dekat Pulau Komodo.

Seperti diketahui, Komodo yang terancam punah itu hanya bisa ditemukan di alam liar di beberapa pulau di Indonesia bagian timur.

Komodo3

Sebenarnya Komodo jarang menyerang manusia, tapi insiden seperti ini mungkin meningkat karena beberapa pengunjung tidak memperhatikan larangan dari petugas. Pada tahun 2013, seorang pemandu wisata dan petugas taman diserang di beberapa tempat terpisah.

Para pakar mengatakan populasi Komodo di alam liar kurang dari 4.000 tapi jumlahnya stabil. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com