PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
Nasional

Angka Kecelakaan Turun 30 Persen, Sahroni Puji Sinergi Pengamanan Mudik 2025

1245
×

Angka Kecelakaan Turun 30 Persen, Sahroni Puji Sinergi Pengamanan Mudik 2025

Sebarkan artikel ini
DPR RI
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, ikut mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat. Ia menyebut pengamanan mudik tahun ini sebagai salah satu yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

JAKARTA—Arus mudik dan balik Lebaran 2025 berjalan relatif lancar. Berdasarkan data Korlantas Polri, angka kecelakaan turun drastis hingga 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini disebut tak lepas dari kolaborasi apik antara aparat dan instansi terkait, juga semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, ikut mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat. Ia menyebut pengamanan mudik tahun ini sebagai salah satu yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

“Secara objektif, saya akui penanganan mudik tahun ini sangat prima,” kata Sahroni, Sabtu (12/4/2025). Menurutnya, Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, dan pemangku kepentingan lainnya menunjukkan keseriusan yang luar biasa.

Ia juga menyoroti penerapan teknologi dalam manajemen lalu lintas yang dinilai berkontribusi besar terhadap keberhasilan pengamanan. “Selain kerja keras, penggunaan teknologi seperti AI terbukti membawa hasil signifikan,” ujarnya.

Dari sisi lapangan, keberhasilan pengelolaan arus mudik tak lepas dari penerapan berbagai rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, contraflow, hingga sistem one way skala nasional. Semua itu dikendalikan secara terpusat dan didukung teknologi canggih—dari monitoring CCTV, body worn camera, algoritma road safety, e-Turjawali, hingga GPS kendaraan dinas.

Peta digital milik Jasamarga dan sistem manajemen keselamatan jalan yang terintegrasi juga memperkuat operasi ini, memastikan kelancaran dan keamanan di titik-titik krusial.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri menyatakan bahwa pengamanan tidak hanya fokus pada jalur mudik, tapi juga menyasar kawasan wisata. Saat meninjau jalur Trans Jawa, ia menyebut ada 227 objek wisata yang dipantau secara khusus selama dan pasca-mudik.

Sahroni berharap strategi dan pendekatan yang terbukti efektif tahun ini bisa dijadikan standar untuk pengamanan mudik tahun-tahun berikutnya. “Pertahankan metode ini agar bisa diterapkan kembali,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com