Ashari Fakhsirie Radjamilo
Ashari Fakhsirie Radjamilo. (foto: dok)

MAKASSAR—Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KemendesPDTT) bersinergi program untuk mengembangkan desa wisata di Indonesia sehingga dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo mengemukakan, provinsi sulsel memiliki potensi desa wisata yang besar.

“Setiap daerah di sulsel memiliki potensi desa wisata, seperti di kabupaten sinjai kita memiliki dua desa wisata yaitu di desa Bontotengae dan desa Barania, termasuk ada di Malino Gowa, Sidrap maupun daerah lainnya,” urainya, saat ditemui di kantor PMD sulsel, Jumat (5/2/2021).

Ia menjelaskan untuk desa di kabupaten sinjai sudah sangat maju bahkan pengunjungnya sangat banyak.

“Di sana sudah maju sekali,dan banyak pengunjung datang ke sana dan bagusnya lagi karena yang mengelola adalah Bumdes,” jelasnya.

Ashari Fakhsirie Radjamilo juga mengaku optimis tahun ini sesuai arahan Gubernur sulsel akan semakin banyak desa wisata.

“Kami yakin dan optimis di tahun 2021 ini dengan arahan pak Gubernur akan semakin banyak kawasan desa wisata yang berkembang dan diharapkan Bumdes berperang mengelolanya secara maksimal,” ucapnya.

Ia menambahkan hadirnya desa wisata secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Desa wisata ini secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” tutupnya. (*)