MAKASSAR—Ketua Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Toddopuli XXVI, Tambasmi menegaskan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Toddopuli XXVI dilaksanakan setiap tahun termasuk untuk yang tahun 2019.
“Untuk RAT tahun 2019 dilaksanakan pada tahun 2020 bulan juni, kemudian tahun 2020 dilaksanakan pada tahun 2021 di bulan yang sama, kemudian untuk RAT tahun 2021 dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” Ungkapnya, Selasa (28/6/2022).
Ia menyebutkan kegiatan RAT pasti dilaksanakan setiap tahunnya, tergantung kesempatan pimpinan yaitu Sekretaris Daerah provinsi Sulsel yang merupakan pembina.
“Semua pasti kita laksanakan RAT, cuma masalah waktu saja karena kalau tidak dilakukan pasti akan mendapat teguran atau sanksi dari dinas koperasi makassar, termasuk di tegur oleh pimpinan dan tiga dewan pengawas yaitu kepala biro hukum, kepala biro ekonomi dan satu staf dari biro ekonomi,” sebutnya.
Tambasmi juga mengaku, jumlah anggota KPRI Toddopuli XXVI sebanyak 1.700 orang dan yang aktif sekitar 1.000.
“Sumber dana koperasi ini semua dari iuran anggota, yang jumlahnya 1.700 tapi yang aktif 1.000 orang, yang tahun lalu iurannya Rp25.000 perbulan kemudian hasil RAT tahun 2021 dinaikkan menjadi Rp50.000 perbulan, yang gajinya terpotong otomatis setelah ada surat kuasa dari anggota koperasi,” tuturnya.
Lebih jauh ia menjelaskan KPRI Toddopuli XXVI mempunyai bidang usaha yaitu toko,warkop dan simpan pinjam.
“Bidang bisnis, toko dan warkop, kemudian simpan pinjam, kita kerjasama bank Sulselbar untuk pinjaman disalurkan ke anggota, dimana anggota kalau pinjam maksimal Rp 50 juta bunga 1,5 persen perbulan,” ujarnya.
Ia menambahkan Pemilihan Ketua KPRI Toddopuli XXVI dilaksanakan setiap tiga tahun. “Saya sudah masuk 9 tahun memimpin koperasi ini, dalam RAT setiap tiga tahun bisa pemilihan lagi,” tutupnya.
Diketahui sebelumnya, anggota KPRI Toddopuli XXVI mempertanyakan RAT yang dinilai tidak berjalan sesuai aturan. (*)













