JENEPONTO—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan rapat koordinasi penyelesaian sengketa proses pemilu, di Hotel Beach Kota Palopo Sulawesi Selatan, Sabtu (10/9/2022).
Pimpinan Bawaslu RI Totok Hariyono saat membuka acara menyampaikan, kegiatan rapat koordinasi penyelesaian proses pemilu bertujuan untuk membangun komitmen bersama dalam memperkuat jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota.
Ia juga mengutarakan, ukuran keberhasilan Bawaslu bukan diukur dari banyaknya penindakan pelanggaran tetapi banyaknya pencegahan potensi pelanggaran yang dicegah terjadinya oleh Bawaslu.
“Kita harus kembali ke esensi demokrasi adalah alat atau sarana. pemilu ini juga alat atau sarana, alat untuk apa?. Untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera,” jelasnya.
Menurutnya, demokrasi kita ini adalah demokrasi untuk menjaga harkat dan martabat manusia, maka tidak perlu ada lempar lempar kaca, bakar bakaran, bunuh membunuh tidak sekedar mengejar 50% + 1, bukan demokrasi ala barat yang berdasarkan kapitalis, individualis.
“Terima kasih pak Walikota Palopo senapas dengan Bawaslu Karena Palopo dibangun dengan diskusi/musyarawah yang menerima masukan dan kritikan dari masyarakat. Dari Spirit Palopo, insyaallah Pemilu kedepan jadi lebih baik, dari Palopo Kita bangun demokrasi Indonesia,” kata Totok.
Sedangkan, anggota Bawaslu Jeneponto, Hamka Lau mengucapkan syukur alhamdulillah atas penghargaan ini.
“Alhamdulillah Bawaslu Jeneponto dapat juara terbaik I dalam kategori Ajudikasi Penyelesaian Sengketa Pemilu 2019,” kata Hamka Lau lewat pesan WhatsApp, Sabtu (10/9/2022). (*)


















