PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
Sulsel

Evaluasi Kinerja OPD Sulsel: Optimalisasi Aset Jadi Fokus Pj Gubernur Prof Zudan

379
×

Evaluasi Kinerja OPD Sulsel: Optimalisasi Aset Jadi Fokus Pj Gubernur Prof Zudan

Sebarkan artikel ini
Evaluasi Kinerja OPD Sulsel: Optimalisasi Aset Jadi Fokus Pj Gubernur Prof Zudan
Pj Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, memimpin rapat evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel. Pertemuan yang digelar pada Kamis, 14 November 2024, di Aula Tudang Sipulung Rujab Gubernur ini menyoroti pentingnya optimalisasi pemanfaatan aset daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MAKASSAR—Pj Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, memimpin rapat evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel. Pertemuan yang digelar pada Kamis, 14 November 2024, di Aula Tudang Sipulung Rujab Gubernur ini menyoroti pentingnya optimalisasi pemanfaatan aset daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Zudan mengungkapkan bahwa Sulsel memiliki aset yang melimpah dengan total sekitar 1.200 aset, baik yang sudah bersertifikat maupun belum, yang nilai keseluruhannya mencapai lebih dari Rp10 triliun.

Pj Gubernur Sulsel mendorong agar OPD aktif memaksimalkan potensi ekonomi dari aset-aset ini melalui kemitraan strategis dengan pihak ketiga tanpa menjual aset-aset tersebut.

“Sulsel kaya raya dari sisi aset. Aset ini bisa kita kelola agar menghasilkan pendapatan melalui kerja sama dengan pihak ketiga dan investor,” ungkapnya.

Prof. Zudan menyarankan beberapa strategi, seperti pembangunan properti komersial (mall, apartemen, tower), serta sarana pendukung pertanian dan peternakan. Tujuannya adalah untuk mencari mitra investasi yang tepat guna meningkatkan nilai tambah aset tersebut bagi perekonomian Sulsel.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk mengawasi perkembangan proyek ini dengan mengadakan rapat mingguan, di mana ia akan mengundang para investor dan melihat perkembangan tiap aset yang siap dikelola.

Prof. Zudan juga menyebutkan kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sebagai area prioritas yang strategis untuk ditawarkan kepada investor. Pemetaan kawasan ini, menurutnya, menjadi langkah awal untuk menarik minat investor, terutama karena potensinya yang besar.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Salehudin, melaporkan bahwa pihaknya telah menginventarisir sekitar 59 aset, yang tersebar di 24 kabupaten/kota.

Aset-aset ini, kata Salehudin, yang sebagian besar berupa lahan dan beberapa berupa bangunan, akan diprioritaskan untuk ditawarkan kepada investor demi peningkatan PAD.

“Salah satu prioritas Pj Gubernur adalah proyek twin tower di CPI, dengan nilai investasi sekitar Rp1,8 triliun,” jelas Salehudin.

Upaya Pj Gubernur Sulsel, Prof. Zudan, dalam mendorong pemanfaatan aset daerah melalui kerja sama dengan investor merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi PAD Sulsel.

Dengan mengidentifikasi aset bernilai tinggi dan membuka peluang investasi di lokasi-lokasi strategis, seperti CPI, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com