MAKASSAR—Camat Wajo mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam perayaan Festival Cap Go Meh Makassar ZOU ZOU 2577/2026 yang dipusatkan di Jalan Sulawesi, Kecamatan Wajo.
Festival yang digelar di tengah bulan Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi warga. Sekitar 150 pelaku UMKM dilibatkan dengan total 250 booth atau tenant yang berjejer sepanjang Jalan Sulawesi.
Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan, rangkaian kegiatan diawali dengan aksi sosial berupa pembagian 260 paket sembako kepada masyarakat, Satgas Kebersihan, Satgas Drainase, keluarga BKO Satpol PP, serta buka puasa bersama warga sekitar.
Panitia bersama WALUBI Sulawesi Selatan juga membagikan 500 kupon atau voucher pabuka yang dapat digunakan pengunjung untuk berbelanja produk UMKM secara gratis di lokasi kegiatan.
Selain aktivitas ekonomi dan sosial, festival turut diramaikan berbagai atraksi dan hiburan, seperti barongsai, pertunjukan kolaborasi budaya, penampilan Girinaga Dancer, hiburan musik, serta tausiyah nasional oleh Muh. Fakhrurrazi Anshar.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin mengapresiasi penyelenggaraan Cap Go Meh yang dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan wujud keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Kota Makassar.
Ia menegaskan, perayaan yang berlangsung di bulan suci Ramadan tersebut menjadi bukti kebersamaan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, dan golongan.
Usai menghadiri festival, Wali Kota Makassar melanjutkan agenda dengan melaksanakan Salat Tarawih di Masjid Darussalam, Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo, bersama lurah dan warga setempat. (70n)












