Hj Fitriah Zainuddin, Kepala DP3A Dalduk KB Sulsel.
Hj. Fitriah Zainuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulawesi Selatan (DP3A Dalduk KB Sulsel)

MAKASSAR—Jumlah Forum anak di Sulawesi Selatan dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan. Hal ini diungkapkan Kepala DP3A-Dalduk KB Sulsel Hj Fitriah Zainuddin pada kegiatan Festival Forum Anak Sulsel, yang digelar secara hybrid maupun langsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat, Kamis (27/5/2021).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulawesi Selatan Hj. Fitriah Zainuddin menyebutkan, berdasarkan data dari tahun 2020 saja Forum anak Sudah terbentuk di 24 kabupaten dan kota di sulsel dan 166 tingkat kecamatan.

“Berdasarkan data yang sudah terhimpun di DP3A Dalduk KB Sulsel, Jumlah forum anak terus mengalami peningkatan, mulai dari sudah terbentuknya di 24 kabupaten dan kota di sulsel, tingkat kecamatan 166, tingkat kelurahan 220 dan tingkat desa sebanyak 258 forum anak, ini membuktikan pertumbuhan akan di sulsel sangat dinamis dan pesat,” jelasnya.

Ia mengatakan, Forum anak merupakan wadah partisipasi anak dalam rangka pemenuhan hak dan perlindungan anak yang dibentuk secara berjenjang mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten kota hingga kelurahan dan desa.

“Forum ini beranggotakan anak dari berbagai kelompok anak, agar dapat berpartisipasi secara wajar sesuai dengan tingkat kematangan dan kedewasaannya bahkan pembentukan Forum ini telah diamanatkan dalam konvensi hak anak dan undang-undang perlindungan anak sebagai kewajiban negara dalam rangka pemenuhan hak anak di Indonesia,” katanya.

Fitriah Zainuddin juga mengaku, seiring berkembangnya forum anak di sulsel harus sejalan dengan peningkatan kapasitas untuk mendukung perannya sebagai pelopor dan pelapor pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

“Peningkatan kapasitas tidak dapat dilakukan oleh forum anak sendiri. Berdasarkan konvensi Hak anak (KHA) negara memiliki kewajiban untuk menghargai, melindungi dan memenuhi hak-hak anak termasuk hak anak untuk berpartisipasi aktif melalui forum anak”

“Maka di perlukan kerjasama semua pihak antara lain dunia usaha, LSM, Media agar wadah yang telah dibentuk dapat diisi berbagai kegiatan yang positif selaras dengan program pembangunan daerah,” bebernya.

Ia berharap forum ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat menyalurkan aspirasi anak-anak di daerah masing-masing.

“Jadilah pelapor dan pelopor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak yang hebat dan cerdas sehingga dapat bersama-sama pemerintah dalam memenuhi hak dan melindungi anak-anak sulsel,” tutupnya