PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.FH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokPuluhan Pulau Pangkep Masih Gelap, Pemkab Kejar Listrik 24 Jam hingga 2029Dryer Jagung Tallasa City Dikeluhkan, Oli Bekas Diduga Jadi Bahan BakarValas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatSisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.FH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokPuluhan Pulau Pangkep Masih Gelap, Pemkab Kejar Listrik 24 Jam hingga 2029Dryer Jagung Tallasa City Dikeluhkan, Oli Bekas Diduga Jadi Bahan BakarValas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatSisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar Diamankan
Sidrap

FKM Unhas Kunci Strategi 2026, Bidik Reputasi Internasional dan Tancap Gas Capai SDGs

76
×

FKM Unhas Kunci Strategi 2026, Bidik Reputasi Internasional dan Tancap Gas Capai SDGs

Sebarkan artikel ini
FKM Unhas Kunci Strategi 2026, Bidik Reputasi Internasional dan Tancap Gas Capai SDGs
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin mempertegas langkah menuju reputasi internasional dengan mengunci strategi kinerja 2026 yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen itu dirumuskan dalam forum evaluasi kinerja yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang, 17–19 April 2026.

SIDRAP—Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin mempertegas langkah menuju reputasi internasional dengan mengunci strategi kinerja 2026 yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen itu dirumuskan dalam forum evaluasi kinerja yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang, 17–19 April 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar evaluasi rutin, tetapi menjadi titik konsolidasi arah besar FKM Unhas untuk memperkuat daya saing global melalui penguatan riset, mutu pendidikan, dan kolaborasi lintas sektor. Dekan FKM Unhas, Sukri Palutturi, menegaskan seluruh strategi difokuskan pada akselerasi reputasi akademik internasional yang terukur.

Pada hari kedua, pembahasan kinerja difokuskan pada capaian akademik dan tata kelola. Bidang akademik dan perencanaan dinilai menunjukkan performa kuat, ditopang keberhasilan pembangunan Zona Integritas yang memperkuat transparansi dan akuntabilitas kelembagaan.

FKM Unhas juga mencatat lompatan signifikan di sektor riset. Publikasi ilmiah dosen menempatkan fakultas ini dalam jajaran 2 persen ilmuwan dunia berdasarkan asesmen internasional. Capaian ini menjadi fondasi penting dalam mendorong pengakuan global sekaligus meningkatkan kontribusi akademik terhadap isu kesehatan masyarakat.

Di sisi mutu pendidikan, seluruh program studi berhasil mempertahankan akreditasi unggul. Sistem penjaminan mutu yang konsisten, termasuk melalui tracer study lulusan, menjadi instrumen utama menjaga kualitas alumni agar tetap kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Seluruh capaian dan strategi tersebut diarahkan langsung pada kontribusi terhadap SDGs. FKM Unhas menargetkan penguatan SDGs nomor 3 (kehidupan sehat dan sejahtera) melalui riset, SDGs nomor 4 (pendidikan berkualitas) lewat mutu akademik, serta SDGs nomor 17 (kemitraan) melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk Pemkab Sidrap.

Strategi yang disahkan juga menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia. Fakultas menargetkan penambahan guru besar baru sebagai motor penggerak reputasi global, seiring peningkatan kapasitas dosen dan peneliti.

Selain itu, revitalisasi laboratorium menjadi prioritas untuk menunjang riset inovatif. Pengembangan infrastruktur, termasuk penyelesaian Gedung C, diarahkan sebagai pusat laboratorium gizi modern, penguatan fungsi penjaminan mutu, serta fasilitas penunjang bagi sivitas akademika.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah turut menjadi kunci. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menegaskan pentingnya sinergi perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis keilmuan.

Dengan strategi yang terintegrasi dan berbasis kinerja terukur, FKM Unhas menegaskan posisinya untuk terus bergerak sebagai pusat unggulan pendidikan kesehatan masyarakat yang tidak hanya kuat di tingkat nasional, tetapi juga kompetitif di panggung global. (Ag4ys)

FKM Unhas Kunci Strategi 2026, Bidik Reputasi Internasional dan Tancap Gas Capai SDGs
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin mempertegas langkah menuju reputasi internasional dengan mengunci strategi kinerja 2026 yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen itu dirumuskan dalam forum evaluasi kinerja yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang, 17–19 April 2026.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com