Guardian of Merit System Upaya KASN Lindungi ASN dari Praktik Oligarki

Guardian of Merit System Upaya KASN Lindungi ASN dari Praktik Oligarki
Seminar Nasional Penguatan Sistem Merit Menuju Birokrasi Kelas Dunia 2024, di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Selasa (12/10/2021).

JAKARTA—Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Agus Pramusinto, menegaskan penguatan sistem merit adalah hal niscaya dalam menjawab tantangan menuju birokrasi kelas dunia 2024 mendatang. Sistem merit yang selama ini digaungkan KASN, secara nyata melindungi kepastian karier ASN dari berbagai ancaman, seperti intervensi politik praktis yang masih marak saat ini.

Sebagai contoh, Ketua KASN menyebut baru-baru ini ada bupati yang menonjobkan 35 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Bahkan di tempat lain, ada kepala daerah yang mencopot lebih dari 230 ASN dari jabatannya, mulai dari pengawas, administrator, dan JPT.

“Kehadiran KASN dirasakan sangat membantu melindungi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) agar tidak melanggar aturan dalam mengelola ASN. Sekaligus melindungi ASN agar tidak terzalimi dan bisa bekerja dengan tenang,” terang Agus dalam Seminar Nasional Penguatan Sistem Merit Menuju Birokrasi Kelas Dunia 2024, di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Selasa (12/10/2021).

Meskipun baru-baru ini santer terdengar isu penghapusan KASN melalui revisi UU ASN, lembaga independen tersebut justru menunjukkan kinerja yang terus meningkat. Agus menjelaskan, sampai saat ini, KASN telah berhasil mengembalikan 335 ASN ke dalam posisi semula. Di samping itu, ada puluhan instansi di daerah yang sedang ditangani KASN untuk proses mediasi dan penyelesaian konflik antara ASN dan kepala daerah. Kemudian, KASN juga telah mengeluarkan 1.800 lebih rekomendasi pengisian JPT selaras dengan aturan yang berlaku.

“KASN akan bekerja keras untuk melakukan penguatan sistem merit. Kami tidak surut dalam bekerja, bahkan kami semangat dan bangga melayani bangsa,” tegas Agus.

Hal senada disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo. Menurutnya, KASN sebagai lembaga pengawas ASN harus diperkuat guna mempercepat pelaksanaan sistem merit secara komprehensif. Sistem merit kata Tjahjo menjadi sistem yang paling Pancasilais karena mengedepankan prinsip keadilan dalam implementasinya. Sistem merit menjadi prasyarat mutlak untuk mewujudkan profil ASN 2024 yang berintegritas, netral, kompeten, kapabel, berkinerja tinggi, dan sejahtera.

Baca Juga

“Pemerintah harus konsisten dalam kerangka memperkuat ekosistem yang ada dalam merealisasikan sistem merit, salah satunya dengan memperkuat KASN. Guna mempercepat implementasi sistem merit secara komprehensif di seluruh instansi pemerintah, maka beberapa langkah strategis perlu dilakukan bersama. Pertama kolaborasi KemenPAN RB, LAN, BKN, dan KASN perlu semakin diperkuat. Masing-masing instansi harus bergerak bersama dan selaras,” tegas Tjahjo. (*/464Ys)

Berita Terkait