Beranda » Media Kampus » Guru Besar FKM Unhas Urai Healthy Cities dalam Konteks Local wisdom
Guru Besar FKM Unhas Urai Healthy Cities dalam Konteks Local wisdom
Media Kampus

Guru Besar FKM Unhas Urai Healthy Cities dalam Konteks Local wisdom

MAKASSAR, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), Prof. Sukri Palutturi, PhD menjadi narasumber pada seminar yang diselenggarakan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau, Sulawesi Tenggara, Sabtu (10/11).

Dalam seminar yang diikuti sekitar 200 peserta tersebut, Prof. Sukri menguraikan Healthy Cities (kota sehat) dalam konteks Local wisdom (kearifan lokal), dengan tetap merujuk pada 11 indikator sebagaimana ditetapkan WHO.

“Secara global, dari sebelas indikator yang ditetapkan oleh WHO, salah satu ukuran yang disebut kota sehat adalah kota ya bisa menghargai budaya yang ada dalam wilayah tersebut, bukan hanya karena kota bersih, aman, pemenuhan tempat tinggal bahkan status kesehatan yang baik,” urai Prof. Sukri.

Lebih lanjut Prof. Sukri yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat dIndonesia (Persakmi) Sulsel ini menjelaskan, bahwa Di Indonesia pun, kota sehat yang berhubungan dengan faktor budaya diatur dalam tatanan pariwisata sehat yang ditangani oleh Dinas Pariwisata.

“Pariwisata sehat ini terdiri dari beberapa indikator misalnya tersedianya tempat-tempat wisata, hotel sehat, rumah makan sehat, jumlah wisatawan, tersedianya jaminan kesehatan bagi wisatawan dan sebagainya. Aspek-aspek budaya lokal diatur dalam tatanan ini dan harus dijaga dan dilestarikan,” tegasnya.

Selain Prof. Sukri, dalam seminar ini juga menghadirkan pembicara lainnya, yaitu . Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Dr. Andi Asrina, SKM, M.Kes, yang juga dihadiri Wakil Rektor 1, Wakil Rektor 3 serta Dekan dan staf dosen FKM Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau. (*/464ys)