Harga-harga Naik Jelang Ramadhan dan Lebaran, Sudah Biasa?

Harga-harga Naik Jelang Ramadhan dan Lebaran, Sudah Biasa?
Hamsina Halik (Anggota Komunitas Revowriter)

Namun, jika ditelisik persoalan mendasar dalam kenaikan harga kebutuhan pokok yang terus berulang ini berakar dari prinsip dasar ekonomi yang diterapkan di negeri ini yang dipengaruhi oleh cara pandang Kapitalisme. Di mana dalam kapitalisme, persaingan bebas adalah pasar yang terbaik.

Ditambah dengan adanya kaidah penawaran dan permintaan sebagai pembentuk harga dalam prinsip pasar bebas ini dipandang bisa menghasilkan keseimbangan dalam masyarakat. Nantinya juga akan menghasilkan upah yang adil, harga barang yang stabil dan tingkat pengangguran yang rendah.

Alhasil, dampak dari konsep ini memberi peluang agar pasar dikuasai oleh satu produsen (monopoli) atau beberapa produsen (oligopoli).

Hal ini memberikan kemudahan kepada para kartel dalam mempermainkan harga sesuai keinginan mereka. Meskipun stok barang melimpah. Sebagaimana dalam kasus kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, publik tak seharusnya pasrah dan menganggap biasa kenaikan harga ini. Sebab, kenaikan harga-harga yang dianggap biasa justru akan menimbulkan bahaya untuk stabilitas ekonomi.

Ketika, masyarakat dihadapkan pada kondisi harga yang terus naik disertai daya beli masyarakat yang makin rendah, ini bisa memicu masalah yang lebih besar. Bahkan pada waktu yang lama dan tanpa solusi tuntas, kenaikan harga bisa memicu krisis ekonomi, sebagaimana yang melanda negara Sri Lanka saat ini.

Berita Lainnya

Untuk itu, negara seharusnya memberikan perhatian lebih dalam menjamin ketersediaan kebutuhan pokok rakyatnya dengan harga yang terjangkau.

Sebab, kebutuhan pokok merupakan hal yang sangat vital dan mendesak. Dan ini sudah menjadi kewajiban negara untuk menyediakannya. Sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengurusi rakyatnya. Juga, sebagai pertanggungjawaban nantinya di hadapan-Nya atas amanah kepemimpinan yang diembannya.

Lihat Juga:  Pandemi Covid 19 , Tak Gentar Turunkan Semangat Belajar ! Ini Peluang Besar untuk Produktif Berkarya dan Berkreativitas Dari Rumah

Berbagai persoalan yang melanda negeri ini akibat dari mengabaikan aturan-aturan Sang Pencipta. Sebagaimana diketahui segala macam aturan yang ditetapkan bertumpu pada aturan buatan manusia. Namun, sangat disayangkan kebijakan itu alih-alih menyelesaikan masalah, justru sebaliknya.

Berita terkait