Harga-harga Naik Jelang Ramadhan dan Lebaran, Sudah Biasa?

Harga-harga Naik Jelang Ramadhan dan Lebaran, Sudah Biasa?
Hamsina Halik (Anggota Komunitas Revowriter)

OPINI—Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengemukakan jika harga kebutuhan pangan seperti ayam, bawang putih, cabai, gula, minyak goreng, daging sapi, telur dan tepung terigu sedang naik.

Kondisi ini diperparah dengan naiknya PPN 11% dan BBM jenis Pertamax menjadi Rp12.000. Selain itu, momen kenaikan ini juga bertepatan dengan datangnya bulan Ramadan. (Kompas, 2/4/22).

Sudah menjadi tradisi tahunan setiap menjelang puasa atau lebaran, harga kebutuhan pokok melonjak. Padahal, belum lama ini masyarakat harus dihadapkan pada kelangkaan minyak goreng yang kemudian berujung pada kenaikan harga. Karena sudah terbiasa disuguhi fenomena seperti ini, maka ini pun dianggap biasa-biasa saja.

Menjadi pertanyaan besar, mengapa hal ini kerap terjadi tiap tahunnya. Seharusnya pemerintah sudah bisa mengantisipasi hal ini agar tak terulang lagi.

Jika alasannya adalah karena tingkat permintaan yang tinggi dan ketersediaan stok barang yang terbatas, maka seharusnya sudah bisa diperhitungkan sejak awal,sehingga persediaan bisa mencukupi.

Misalnya menghitung kebutuhan rata-rata masyarakat pada setiap bahan pokok. Dan dalam hal ini, negara wajib hadir menyediakan semua bahan pokok yang dibutuhkan rakyatnya.

Berita Lainnya

Menanggapi hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada menteri anggota Kabinet Indonesia maju agar selalu mengecek ketersediaan pasokan pangan dan energi menjelang lebaran.

“Sikap-sikap kita kebijakan kita pernyataan pernyataan kita harus memiliki sense of crisis, harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat,” tegasnya.

Maka dari itu, Jokowi mewanti-wanti agar jangan sampai masyarakat menganggap pemerintah tidak melakukan apapun terkait naiknya harga pangan dan juga BBM. (economy.okezone.com, 06/12/2022)

Berita Terkait