Juru Bicara Gubernur Sulsel, Veronica Moniaga
Juru Bicara Gubernur Sulsel, Veronica Moniaga

MAKASSAR—Pasca penetapan Gubernur sulsel Nurdin Abdullah sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus tindak pidana korupsi, berupa penerimaan hadiah atau janji dan gratifikasi yang disampaikan langsung ketua KPK, Firli Bahuri dalam konferensi Pers, di Gedung KPK, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Juru Bicara Gubernur Sulsel, Veronica Moniaga mengaku pihak keluarga sudah berembuk dan berdiskusi dengan memilih satu kuasa hukum yang nantinya akan membantu dalam proses hukum yang berjalan.

“Pihak keluarga sudah berembuk dan berdiskusi dan sudah memilih satu kuasa hukum yang nantinya akan membantu dalam proses yang berjalan di KPK. Yakni, Bapak Amran Hanis yang ke depannya akan lebih banyak memberikan keterangan-keterangan terkait keberlanjutan proses hukum Bapak Nurdin Abdullah,” ungkapnya.

Pihak keluarga sangat menghormati dan kooperatif dengan proses hukum yang berjalan di KPK. “Dari pihak keluarga menghormati dan terus akan kooperatif dengan proses hukum yang berjalan di KPK,” ucapnya.

Pihak keluarga juga akan berupaya mensupport dalam bentuk keterangan-keterangan apabila diminta oleh KPK.

“Keluarga akan tetap bersikap kooperatif dengan proses hukum yang berjalan atau yang dijalani Bapak Gubernur Nurdin Abdullah bahkan siap memberikan keterangan apa bila diminta oleh KPK,” tuturnya.

Veronica Moniaga menambahkan sejauh ini pihak keluarga dalam kondisi baik dan terus mensupport Gubernur sulsel Nurdin Abdullah.

“Pihak keluarga juga sejauh ini dalam kondisi baik dan masih terus mensupport Bapak Nurdin Abdullah dan saat ini juga sebagian besar mereka ada di Jakarta. Demikian yang dapat kami sampaikan,” pungkasnya. (*)