MAKASSAR, Genangan air yang selalu terjadi di area halaman komplek SD Borong Jambu, Kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, kota Makassar, terutama saat musim hujan tiba, akhirnya menemukan solusi penanganan, setelah dilakukan pertemuan antara pihak kelurahan Biring Romang, Pengembang Perumahan Bukit Bintang dengan ketiga kepala SD yang ada di komplek SD Borong Jambu, Rabu (6/2).
Pertemuan dipimpin Kepala seksi Kebersihan Kelurahan Biring Romang, Sapri, mewakili lurah Biring Romang, turut dihadiri Pengembang perumahan Bukit Buntang, Mulfy, Ketua Bidang Infrastruktur dan Tata Ruang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Muh. Yusuf, S.Hut, Kepala SD Borong Jambu I, A. Patahanika AM, S.Pd, Kepala SD Borong Jambu II, Dra. Sundari, M.Pd, Kepala SD Borong Jambu III, Abd. Jalil, S.Pd, Bhabinkamtibmas Biring Romang, Bribka Iqbal Azis, Ketua ORW. 03, Herman dan Ketua ORT Setempat Muh. Saleh, serta perwakilan warga perumahan Bukit Bintang.
Menurut ketua Bidang Infrastruktur dan Tata Ruang LPM Biring Romang, Muh. Yusuf, S.Hut, upaya pertemuan tersebut terjadi setelah sehari sebelumnya dirinya bersama ketua LPM, Kasi Pemerintahan kelurahan Biring Romang bersama ketua ORT setempat melakukan kunjungan ke perumahan Bukit Bintang, untuk meninjau adanya keluhan rembesan air yang masuk ke dalam rumah warga.
“Pertemuan ini sebenarnya diinisiasi oleh warga, setelah saya bersama ketua LPM dan kasi pemerintahan yang didampingi ketua RT setempat berkunjung ke perumahan Bukit Bintang untuk melihat langsung adanya keluhan warga terkait dampak yang ditimbulkan oleh genangan di Komplek SD Borong Jambu,” terang Yusuf.
Sementara itu Kepala Seksi Kebersihan kelurahan Biring Romang, Sapri, mengatakan, bahwa melalui pertemuan tersebut telah disepakati, pengembang perumahan Bukit Bintang bersedia menyiapkan lahan untuk digunakan sebagai pelarian air dari komplek SD Borong Jambu, sedangkan biaya pembangunannya akan diupayakan oleh ketiga SD yang berada di komplek sekolah tersebut.
“Telah kita peroleh titik terang untuk menangani genangan yang sering terjadi di komplek SD Borong Jambu, yaitu pihak Pengembang Perumahan Bukit Bintang bersedia menyiapkan lahan untuk pelarian airnya, sementara pihak sekolah yang akan mengupayakan biaya pembangunannya, selanjutnya kita akan buatkan perjanjian bersama untuk itu semua,” terang Sapri.
Dengan dibuatnya saluran air pembuangan dari komplek sekolah tersebut, ketua ORW. 03 kelurahan Biring Romang, Herman Mannang berharap dapat menyelesaikan 2 masalah sekaligus, yaitu membuat nyaman lokasi sekolah untuk anak-anak murid, serta tidak lagi terjadi perembesan air melalui celah pondasi ke rumah-rumah warga di perumahan Bukit Bintang.
“Semoga upaya kita ini berhasil mengatasi 2 masalah sekaligus, yaitu anak-anak dapat belajar dengan nyaman, karena tidak kebanjiran saat musim hujan, warga juga tidak lagi terganggu oleh rembesan air yang muncul dari celah pondasi yang selalu terjadi saat komplek SD Borong Jambu tergenang,” Pungkas Herman.(464Ys)
















