Beranda » Hukum » Diduga Mainkan ADD, Kades Sabaru Di Tahan Polisi
Diduga Mainkan ADD, Kades Sabaru Di Tahan Polisi
Hukum Pangkep

Diduga Mainkan ADD, Kades Sabaru Di Tahan Polisi

PANGKEP , — Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Pangkep melakukan penahanan terhadap Kepala Desa Sabaru, kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Muhammad Usman , atas dugaan tindak pidana korupsi,

kasus dugaan penyelewengan dana desa yang menetapkan dirinya sebagai tersangka, terkait terkait pengelolaan alokasi dana desa (ADD) sabaru, tahun anggaran 20015 dan tahun anggaran 2016.

Saat ini, Usman dari pejabat kepala desa (kades) telah diamankan di ruang tahanan Mapolres Pangkep, usai menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan penyelewengan dana desa yang menetapkan dirinya sebagai tersangka.

Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga, membenarkan, bahwa penyidik Polres pangkep telah melakukan penahanan terhadap tersangka, atas dugaan tindak pidana korupsi.

Menurutnya , pelaku secara melawan hukum telah menyalahgunakan kewenangannya terkait pelaksanaan kegiatan pengelolaan keuangan Desa Sabaru tahun anggaran 2015 dan tahun anggaran 2016.

“Penahanan ini menjadi penting, kita mau proses penyidikan ini cepat dan segera kita limpahkan ke kejaksaan,” tegas Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga, Rabu (6/2/2019).

Menurut Tulus, Usman dinilai tidak koperatif dan dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik tipikor.

Penetapan tersangka terhadap Usman karena diduga telah melakukan penyelewengan ADD dengan melakukan mark up sejumlah kegiatan. Dari hasil BPKP, kerugian negara dari kasus ini sebesar Rp290 juta dari sejumlah kegiatan APBDES 2015 dan 2016.

“Ada juga kegiatan fiktif. Laporan penggunaan keuangannya ada tapi realisasi kegiatan tersebut tidak ada,” ujarnya.

Akhir Januari silam, polisi juga melakukan penggeledahan Perumahan Griya Matahari Residence Kabupaten Pangkep terhadap rumah salah seorang saksi, Muhammad Ramli tersebut merupakan pembuat laporan pertanggung jawaban (Lpj) penggunaan dana Desa Sabaru selama ini.

Kapolres mengimbau kepada seluruh Kepala Desa untuk berhati-hati dalam pengelolaan dana desa. jangan main-main dengan ADD, tutup Kapolres. [SHR]