MAKASSAR – Ada yang unik dari gelaran upacara pembukaan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 tingkat kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, yang dihelat lapangan sepak bola komplek Unhas Antang, Minggu (4/8/2019).

Keunikan tersebut nampak pada acara devile kontingen RW yang setiap kontingen selalu didahului dengan maskot kontingen dengan berpakaian ala karnaval tematik yang mengusung kekayaan budaya Sulawesi Selatan.

ORW 1 yang sebagai peserta devile pertama menghadirkan 2 orang maskot yang mengenakan busana karnaval dengan mahkota rumah tongkonan yang menggambarkan keberadaan masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan warisan leluhur.

04

Sementara itu ORW 02 yang sebagian besar peserta devilenya mengenakan baju adat Makassar, menghadirkan maskot kapal Phinisi yang menggambarkan kelompok masyarakat yang selalu siap menghadapi besarnya gelombang tantangan perubahan zaman.

ORW 03 dengan maskot Tanduk Kerbau yang dipadu dengan mahkota Tongkonan diartikan sebagai kelompok masyarakat yang siap senantiasa berjuang dan bekerja keras dengan tetap mempertahankan norma-norma sosial yang telah ditanamkan para leluhur.

ORW 04 hadir dengan maskot Bidadari Batu Karst Ramang-Ramang diartikan melambangkan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi dan membaur dengan masyarakat lainnya, yang pada akhirnya mampu memberi warna atau memiliki manfaat tersendiri meskipun di tempat yang berbeda.

ORW 05 dengan maskot burung Rangkong yang merupakan burung khas Sulawesi yang memiliki paruh menyerupai tanduk sapi dimaknakan sebagai kelompok masyarakat yang siap dan sanggup menjelajah dan berkpetisi dalam segala situasi.

ORW 06 dengan maskot putri bunga diartikan sebagai kelompok masyarakat yang senantiasa dapat memperikan nuansa sejuk dan harum serta sebagai sosok pekerja yang senantiasa tulus dan ikhlas dalam seluruh aktifitasnya.

ORW 07 hadir sebagai peserta terakhir mengusung maskot bernuansa musik tradisional, yang menggambarkan adanya heteroginitas warga. Namun senantiasa selalu dalam satu perpaduan keberagaman yang dapat melahirkan sebuah simponi kehidupan yang indah.

Menanggapi hal itu Plt. Lurah Biring Romang Sofiawati, SE, mengaku sangat salut dengan kreatifitas warganya yang mampu menghadirkan kebersamaan ditengah keberagaman dalam balutan silaturahmi antar sesama warga Biring Romang.

Selain itu, Sofi yang belum genap satu bulan berharap melalui kegiatan-kegiatan yang menutut adanya kerjasama antar seluruh kelompok masyarakat tersebut, dapat mempercepat kelurahan Biring Romang mewujudkan selogannya BIRMA BERANI. Merupakan akronim dari Biring Romang Bersih, Ramah, Aman dan Indah yang telah dicanangkan selama ini.

Sementara itu menurut ketua panitia pelaksana, Muh. Yusuf S.Hut, seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke 74 kelurahan Biring Romang tersebut akan dilaksanakan hingga tanggal 31 Agustus dan diberi nama GEBYAR 74 TAHUN REPUBLIK INDONESIA, BIRMA BERANI. (464YS)