MAKASSAR, Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, yang didaulat mewakili kecamatan Manggala dalam gelaran Carnaval Budaya F8 di Ceter Point of Indonesia (CPI), Kamis (12/10), menghadirkan 6 icon Pesona Sulawesi Selatan (Sulsel).
Keenam icon tersebut meliputi Pesona Burung Rangkong, Pesona Tana Toraja, Pesona Bunga Nusantara, Pesona Phinisi, Pesona Pakarena dan Pesona Ramang-ramang, dengan diampit penari 4 etnis dan 2 pembawa bendera budaya.
Pesona Burung Rangkong atau burung Julang Sulawesi digambarkan melalui tampilan kostum burung endemik Sulawesi dengan ciri utama cula besar yang menyerupai tanduk pada paruhnya, yang saat ini burung tersebut mulai terancam keberadaannya, akibat perburuan liar.
Sementara Pesona Tana Toraja digambarkan dengan costum tanduk kerbau raksasa, untuk menyajikan kearifan lokal dengan tradisi budaya yang masih sangat kuat terpelihara, dan menjadi daya tarik pariwisata Tana Toraja yang mendunia.
Pesona pakarena digambarkan dengan mahkota costum sejumlah alat musik tradisional Bugis Makassar, seperti gendang, Kecapi dan Seruling. Sedangkan Pesona Bunga Nusantara digambarkan dengan kostum hiasan bunga-bunga cantik dari Malino, yang diharapkan bisa memberikan kesejukan dan kedamaian di kota Makassar.
Pesona Phinisi digambarkan melalui kostum dengan menggambarkan sebuah kapal layar phinisi yang telah mendunia dan membawa Indonesia ke kancah Internasional dan merupakan kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.
Pesona keenam adalah pesona Kars Ramang-ramang, digambarkan dengan hadirnya kostum mahkota kars bersusun tiga dengan hiasan balutan selendang hijau untuk melambangkan kehidupan dan keseimbangan alam semesta.
Menurut lurah Biring Romang, Rahmat, SE, 12 peserta yang terlibat langsung sebagai anggota kontingen carnaval Manggala tersebut, berusia antara 5 s/d 20 tahun dan hanya memiliki waktu persiapan selama 2 hari.
“Kami memang hanya memiliki waktu persiapan selama 2 hari, dan itu sudah merupakan upaya maksimal kami dalam turut serta memeriahkan pelaksanaan acara F8 ini,” tegas Rahmat.
Meski dengan waktu persiapan yang singkat, kontingen kecamatan Manggala yang hadir dengan kostum khusus, terlihat memperoleh sambutan yang cukup meriah dari penonton yang hadir, terutama tampilan icon pesona Ramang-Ramang yang diperankan anak berusia 5 tahun, Sahastika Astagina Locita.
Nampak turut mendampingi peserta carnaval Lurah Biring Romang, Rahmat, ketua penggerak PKK kelurahan Biring Romang, Adi Rusni, Ketua LPM, Ambang Ardi, Sekretaris lurah beserta seluruh kepala seksi se kelurahan Biring Romang, serta sejumlah pengurus PKK Kelurahan Biring Romang. (4ld)



























