MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar telah mengantisipasi potensi kerawanan pangan akibat dampak El Nino dengan menyiapkan cadangan beras sebanyak 37 ton. Cadangan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan mengatasi situasi darurat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar, Mahyuddin, kepada mediasulsel.com, Selasa (15/8/2023) mengungkapkan bahwa cadangan beras ini dapat diambil dari Badan Urusan Logistik (Bulog) jika terjadi kondisi darurat.
Mahyuddin juga menjelaskan bahwa saat ini ketersediaan komoditas pangan strategis bagi masyarakat Makassar berada dalam kondisi aman. Stok beras secara keseluruhan mencapai 900 ton, yang dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan ke depan, mengingat kebutuhan hanya sekitar 300 ton.
“Penting untuk dicatat bahwa sebagian besar komoditas pangan di Makassar berasal dari luar daerah. Oleh karena itu, pemerintah kota terus berupaya memastikan kelancaran distribusi dan meminimalkan kemungkinan terhambatnya pasokan. Pemerintah juga memantau situasi distribusi di pasar-pasar Makassar selama periode El Nino. Jika ada laporan tentang kendala distribusi, langkah-langkah koordinasi akan diambil dengan para pemasok guna mengatasi masalah tersebut,” tegas Mahyuddin.
Mahyuddin menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan jika terjadi kendala dalam distribusi akibat dampak El Nino. (*/R077)









