KPU dan Disdik Sulsel Teken Kerjasama Pemutakhiran Kualitas Data Pemilih
KPU Sulawesi Selatan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2021, bertempat di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (10/8/2021).

MAKASSAR—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2021, bertempat di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (10/8/2021).

Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua, Anggota dan pejabat KPU Sulsel, Kepala Disdik Sulsel dan jajarannya serta melalui daring diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota, Kepala Cabang Dinas Kabupaten/Kota dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Sulawesi Selatan melalui daring.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Sulsel Faisal Amir mengatakan, penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut merupakan bagian dari upaya merencanakan dan menghasilkan Pemilu yang baik.

“Kita percaya proses yang baik akan menciptakan hasil yang baik. Pemilu yang baik dan berkualitas, akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Semua itu tidak terlepas jika dipersiapkan dan direncanakan secara baik,” jelasnya.

“Begitu juga dengan kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama kita hari ini, yang menjadi bagian dari upaya kita dalam merencanakan dan menghasilkan Pemilu yang baik. Serta harus melibatkan semua elemen bangsa, karena Pemilu adalah tanggung jawab kita bersama,” sambung Faisal.

Ia berharap dukungan sepenuhnya dari seluruh Kepala Sekolah dan seluruh Kepala Cabang Dinas Pendidikan di kabupaten kota se-Sulsel pada proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di Sulsel agar upaya kita dalam meningkatkan kualitas Pemilu dapat tercapai.

“KPU hari ini memiliki tugas dalam rangka pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, dimana salah satu sumber data tersebut adalah dari pihak SLTA atau sederajat,” tambah Ketua KPU Sulsel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Jufri dalam sambutannya mengatakan komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada KPU se-Sulsel. Kami yakin dengan segala sumber daya manusia yang kami miliki terutama siswa-siswa kita yang tersebar di Sulsel, berkomitmen dan siap bekerja sama untuk kelancaran proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan agar mendapatkan data yang berkualitas bagi pelaksanaan proses demokrasi kita yang tentunya makin berkualitas,” jelas Kadisdik Sulsel.

Muhammad Jufri juga mengutarakan harapannya agar pada perjanjian kerja sama dengan KPU Sulsel ini tidak hanya mengenai pendataan pemilih saja, tetapi juga ada Pendidikan Pemilih, Pendidikan Politik dan Edukasi tentang Kepemiluan yang diberikan kepada siswa-siswi di Sulawesi Selatan.

“Dengan kerjasama ini juga kita berharap bukan hanya tentang pendataan pemilih saja, tapi kami juga mengharapkan akan ada sosialisasi yang bisa kita lakukan untuk siswa-siswi kita,” kata Prof Jufri.

Tentunya untuk memperkenalkan dan membangun kesadaran akan hak-hak politik mereka sejak dini untuk menjadi bagian dari salah satu tanggung jawab yang harus mereka emban sebagai warga negara Indonesia. Tentu ini bagian dari pendidikan politik dan demokrasi bagi anak-anak kita,” ujar Muhammad Jufri.

Sedangkan Anggota KPU Sulsel Divisi Data dan Informasi Uslimin dalam arahannya mengatakan, data yang diberikan kepada KPU hanya digunakan untuk pemutakhiran data pemilih.

“Perlu kami sampaikan, data-data yang kita terima nanti hanya semata-mata untuk pemutakhiran data pemilih saja dan tidak disalahgunakan. Teman-teman di KPU Kabupaten Kota sudah terikat sumpah janji dan kode etik. Maka tentu sudah menjadi kewajiban kami untuk menjaga kerahasiaan data tersebut,” ujar Uslimin.

Kata Uslimin, data pemilih yang valid dan akurat bukan semata kerja dari KPU, tetapi kerja dari semua pihak yang mendukung proses pemutakhiran data pemilih.

“Jadi dalam proses pemutakhiran data ini, selain bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan kita juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Satgas Covid-19, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai pemegang rinci data kependudukan, lalu TNI dan Polri, kemudian Kanwil Kementerian Hukum dan Ham, Kanwil Kementerian Agama serta pihak lainnya,” terang Uslimin.

Pada puncak kegiatan, Ketua KPU Sulsel Faisal Amir dan Kadisdik Sulsel Muhammad Jufri melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021 di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dengan perjanjian kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dalam proses memperbarui data pemilih bagi pemilih pemula yang bertujuan untuk memudahkan proses pemutakhiran daftar pemilih pada Pemilihan Umum atau Pemilihan berikutnya di Sulsel. (*)