LLDIKTI IX Serahkan SK Prodi Baru Agribisnis Unismuh Sinjai
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Prof Dr Jasruddin, M.Si, Rabu pagi (13/1/2021) menyerahkan SK prodi baru S1 Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI)

SINJAI—Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Prof Dr Jasruddin, M.Si, Rabu pagi (13/1/2021)
menyerahkan SK prodi baru S1 Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI)

SK prodi baru ini diserahkan secara virtual dan diterima Rektor UMSI, Dr. Umar Congge, S. Sos. M. Si, didampingi WR II UMSI (Dr. Dian Yustisia, S. P., M. P), WR III (Mochamat Nurdin, S. Ip., M. A). dan Dr. Ahfandi Ahmad, SP. M. Si selaku sekretaris UMSI.

Turut hadir Dr. A. Djamaluddin Ramli, M. Si (Dekan FISIP UMSI), Dr. Abdul Hakim Fattah, S. Pt., M. Si (Dekan F. Saintek UMSI), Ridha Alamsyah, S. Pi., M. Si (WD. F. Saintek), Muhammad Lutfi, S. Ip., M. A (Kepala LPM UMSI) serta segenap civitas akademika UMSi.

Prodi Agribisnis ini merupakan prodi agribisnis pertama di Sinjai. “Kami berharap prodi baru ini menjadi prodi favorit di UMSI,” ungkap Fitriani, Staf Humas UMSi pada media.

Visi prodi Agribisnis UMSI ini adalah jadi pusat pembentukan SDM yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang agribisnis yang unggul berdasarkan nilai – nilai islam.

Dr. Ahfandi Ahmad, SP,. M. Si, Sekretaris UMSi juga selaku penanggungjawab kegiatan menjelaskan, Sinjai memiliki potensi pertanian, perikanan dan perkebunan yang mumpuni.

Semoga alumni prodi baru ini akan menjadi wirausahawan bidang pertanian dan dapat membantu meningkatkan strategi pemasaran hasil pertanian masyarakat sekitar.”

Para mahasiswa agribisnis diharapkan dapat memiliki soft skill dan tanggungjawab untuk mengaktualisasikan diri dan mewujudkan wirausaha agribisnis yang berorientasi global atas capaian hasil kerja dalam pengelolaan agribisnis keberlanjutan.

Selain itu juga menguasai teori dan konsep ekonomi sosiologi, budaya, kewirausahaan, organisasi ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian dalam memecahkan masalah dan pengambilan keputusan berbasis ilmiah dan sistem agribisnis yang berkelanjutan.

Pengembangan sistem pembelajaran yang akan dilaksanakan bersifat komperhensif dan kompetitif berbasis teknologi informasi sehingga lulusan nantinya terampil menggunakan teknologi informasi dengan pertimbangan kearifan lokal serta mengetahui perkembangan di era revolusi industri 4.0.

Adapun lulusan prodi agribisnis ini berpotensi meniti karir sebagai Manager agribisnis professional, wirausaha agribisnis, peneliti dan konsultan agribisnis, penyuluh pertanian, fasilitator pemberdayaan masyarakat dan perencanaan pembangunan pertanian. (Ila/cr/shar)