MAKASSAR – Penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) 2026 di Kota Makassar tak hanya berlangsung sukses, tetapi juga memberi efek berganda terhadap perekonomian daerah. Selama empat hari pelaksanaan, 9–12 Juli 2026, ribuan peserta dari berbagai daerah menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi hingga pelaku UMKM.
Kesuksesan itu mendapat apresiasi langsung dari Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, saat menutup rangkaian HUT Dekranas 2026 di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/7/2026).
Dalam penutupan tersebut, Tito didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Ketua Dekranasda Kota Makassar Melinda Aksa melakukan penabuhan alat musik Jalaka sebagai penanda berakhirnya agenda nasional tersebut. Turut hadir Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta Ketua Dekranasda Sulsel Naoemi Octarina Sudirman.
Tito menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar yang dinilai berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan HUT Dekranas 2026.
“Terutama kepada jajaran Pemprov dan Bapak Wali Kota Makassar, juga pengurus Dekranasda dan semua pihak yang telah membantu pelaksanaan acara ini di Kota Makassar. Acara ini tidak mudah dilaksanakan,” ujar Tito.
Menurutnya, dampak kegiatan ini jauh melampaui nilai transaksi yang tercatat sekitar Rp4 miliar. Perputaran ekonomi terjadi di berbagai sektor yang turut menikmati lonjakan aktivitas selama pelaksanaan acara.
“Transportasi udara bergerak, transportasi lokal meningkat, hotel penuh, restoran ramai, jasa rental kendaraan meningkat, hingga UMKM di luar stan pameran juga ikut merasakan manfaatnya,” katanya.
Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan terhadap pengembangan wastra dan kriya di Sulawesi Selatan, Tito juga menyerahkan piagam apresiasi kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Ketua Dekranasda Kota Makassar Melinda Aksa.
Sementara itu, Munafri Arifuddin menilai kepercayaan menjadi tuan rumah HUT Dekranas merupakan momentum strategis untuk memperkuat posisi Makassar sebagai kota penyelenggara berbagai event nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Ia mengatakan, ribuan tamu yang datang selama empat hari pelaksanaan kegiatan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha di Kota Makassar.
“Kita berharap dengan hadirnya kegiatan ini, ekonomi yang ada di Kota Makassar bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang ada di sini. Dampak yang paling nyata adalah hotel-hotel, restoran, rumah makan, pusat oleh-oleh, rental mobil, dan berbagai sektor usaha lainnya berputar sangat luar biasa,” ujar Munafri.
Munafri menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan hospitality agar semakin dipercaya menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala nasional maupun internasional.
“Dengan kehadiran ribuan tamu di Kota Makassar, kita berharap terus bisa memberikan hospitality yang baik kepada para tamu yang datang ke kota ini,” tutupnya. (Ag4ys)













