JENEPONTO—Miris, tumpukan sampah menghiasi sejumlah titik di wilayah Kota Kabupaten Jeneponto dan sekitarnya.
Pemandangan ini sungguh sangat tidak nyaman ketika ada tamu dari luar Kabupaten Jeneponto. Sampah juga nampak menghiasi sejumlah titik Kota Kabupaten Jeneponto menjelang Hari Jadi Jeneponto ke-161 pada tanggal 1 Mei 2024.
Akankah pemandangan seperti ini untuk disuguhkan kepada tamu yang nantinya akan datang seperti Pj Gubernur Sulawesi (Sulsel) atau yang mewakili, Pejabat Forkompinda Sulsel, sejumlah Bupati/Walikota di Sulsel, Anggota DPRD Sulsel, serta tamu undangan lainnya
Dari pantauan Mediasulsel.com pada Sabtu (28/4/2024), nampak di sejumlah titik adanya tumpukan sampah berserakan seperti di seputar jalan depan bekas Pasar Lama Karisa, di sepanjang pinggir jalan Lingkar menuju arah Bantaeng, termasuk juga di depan Masjid Polres Jeneponto, sampah menumpuk tidak diangkat.
“Sampah ini sudah lama menumpuk tapi belum juga diangkat ke tempat pembuangan akhir (TPA) pak. Bahkan, kita lihat sendiri kalau sampah ini sudah mulai menghalangi separuh jalan di depan pasar lama Karisa yang pernah terbakar pak,” ungkap seorang pedagang pasar yang enggan disebutkan identitasnya.
Sebelumnya juga, sempat viral seorang warga Jeneponto memposting tumpukan sampah sambil orang tersebut berselpi ria dengan sampah di belakangnya tepatnya di depan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Sebagai bentuk kritikan, pengguna Facebook tersebut tidak segan-segan postingannya ini ikut dibumbui kata-kata “kado Hari Jadi Jeneponto ke-161”.
Mengenai tumpukan sampah depan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang sempat viral itu, sudah dibersihkan secara sukarela oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Mustaufiq bersama stafnya.
Terkait persoalan sampah ini, sejumlah anggota grup di salah satu grup WhatsApp berkomentar mempertanyakan kinerja Dinas Lingkungan Hidup sebagai instansi yang menangani kebersihan termasuk sampah berserakan di sejumlah titik di Kota Jeneponto.
“Mana Dinas Lingkungan Hidup (DLH)…! Sampah jadi aksesoris Hari Jadi Jeneponto ke-161,” kata Ketua LPK Sulsel, Hasan Anwar yang juga anggota grup WhatsApp Kabar Rakyat Turatea (KRT).

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Jeneponto, Arfan Sanre membantah, kalau postingan di depan kantor Capil itu adalah postingan lama.
“Kalau postingan di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil itu postingan lama beberapa waktu yang lalu,” ungkapnya.
Selain itu, Arfan Sanre memberikan tanggapan soal adanya tumpukan sampah di sejumlah titik dan adanya sorotan yang ditujukan kepada Dinas Lingkungan Hidup yang dipimpinnya.
“Kami tegaskan kalau jam 6 itu sudah standby bekerja anggotaku membersihkan dan mengangkut sampah, ketika ada lagi itu sampah yang dibuang setelah selesai anggotaku membersihkan dan mengangkut sampah itu,” kata Arfan Sanre atau akrab disapa Karaeng Tompo via telepon WhatsApp, Minggu (28/4/2024).
“Kami hanya berharap kesadaran pribadi dari masyarakat agar tidak membuang sampai di sembarang tempat, masyarakat juga perlu berpartisipasi bersama-sama menjaga keindahan kota untuk tidak membuang sampah tidak pada tempatnya,” tegasnya. (*)













